Dituding Banyak Kasus, Kepala Disdikbud Lebak Didesak Mundur

1830 views

Unjukrasa didepan kantor Didikbud Lebak ( bantenday.com)


LEBAK, BANTENDAY.com-  Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Lebak didemo belasan masyarakat yang tergabung kedalam Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Benteng Aliansi Rakyat (Bentar) dan FB- Laskar Merah Putih. 

Pengunjuk rasa menuding pejabat Dindikbud Lebak diduga telah melakukan beberapa tindakan melawan hukum mulai dari menyunat gaji ke 13 dan ke 14 yang direalisasikan pada bulan Juni 2016 lalu, juga pemotongan terhadap Bantuan dan Biaya Operasional (BOP) untuk sekolah yang diperuntukan sekolah TK dan KOBER (PAUD).

“Investigasi kami Dindikbud Lebak telah memotong gaji ke 13 dan ke 14  guru PNS sebesar Rp 270 ribu hingga Rp600 ribu, belum lagi dari dana BOP Dindikbud Lebak juga telah melakukan pungutan sebesar 10% persekolahan,”kata Didi Suharyadi Koordinator aksi, Selasa (19/07/2016).

Dia juga menjelaskan, pada tahun 2016 tepatnya Bulan Juli ini sebanyak 563 TK dan KOBER (PAUD) di Kabupaten Lebak telah mendapatkan dan BOP sebesar Rp. 600 ribu setiap Siswa dengan total anggaran sebesar Rp8,8 Miliar. Namun dalam penyalurannya, anggaran tersebut juga diduga telah disunat oleh oknum pejabat dinas sebesar 10 persen.

“Kalau kita hitung dari Rp. 8,8 Miliar jika diambil 10% maka dindikbud Lebak telah mengantongi keuntungan sebesar Rp. 880 juta,”ucapnya.

Sebagai masyarakat yang peduli akan Dunia pendidikan di Lebak, Didi mendesak Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak untuk mundur dari jabatannya. Pasalnya era kepemimpinan Wawan Ruswandi saat ini Pendidikan di Lebak tidak mengalami perubahan sedikitpun.

“Copot jabatan Kadindik Lebak, dan kami juga meminta aparat kepolisian dan kejaksaan melakukan penyelidikan dan penyidikan. Terkait permasalahan ini,” tukasnya (Jal/A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...