Disperindag Tangsel Beri Pelatihan Ekspor-Impor Pelaku IKM 

370 views

Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kota Tangerang Selatan. Undangan itu, untuk mengikuti kegiatan pelatihan kebijakan ekspor impor selama dua hari (Rabu-Kamis, 6-7 September 2017) bertempat di RM Saung Serpong, BSD, Kota Tangsel.( foto:sugeng/ bantenday.com)

TANGSEL, BANTENDAY.com- Sebanyak 70 orang dari komunitas pelaku IKM (Industri Kecil Menengah),  diundang Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kota Tangerang Selatan. Undangan itu, untuk mengikuti kegiatan pelatihan kebijakan ekspor impor selama dua hari (Rabu-Kamis, 6-7 September 2017) bertempat di RM Saung Serpong, BSD, Kota Tangsel.

Disperindag menyebut, kgiatan tersebut dimaksudkan agar pelaku IKM mendapatkan inspirasi dan motivasi peserta, baik yang sudah eksis maupun pemula, bahkan untuk IKM yang ingin menjadi eksportir.
“Ada yang sudah berpengalaman ekspor sedikit dikit, ada yang sudah berkembang atau sudah berjalan, ada juga yang baru belajar, ada juga yang belum kenal,” jelas Sakar Sudarwanto, Kasie Perdagangan Luar negeri/ PPTK Disperidag Tangsel, Rabu (6/9) siang.
Masih menurutnya bahwa pelatihan bertujuan untuk meningkatkan eksport di Tangsel, khususnya untuk para IKM, supaya di bidang perekonomian lebih meningkat. 

“Mereka misalnya sudah ngga asing, bisa belajar, bisa silaturahmi bersama para IKM, bersama kita, jadi saling mengenal, sehingga sasarannya meningkatkan ekspor buat IKM, bagaimana, tata cara, syaratnya apa saja,” terangnya.

Paling tidak mengetahui teknis cara ekspor impor, kemasan bagaimana, alurnya kemana, dari bea cukai juga seperti apa, diharapkan mengerti hal tersebut. 
Permasalahan apa yang biasanya pada pelaku IKM, saat awak media menanyakan hal ini. Dalam jawabannya, Sakar mengatakan, bahwa pelaku IKM biasanya menyangkut permasalahan perijinan, misalnya seperti akte pendirian, akte notaris, proses TDP, boleh dikatakan sangat ‘mepet’ dengan jumlah modalnya sendiri. “Olehnya kita beri motivasi terus, Ayo Bangkit Bersama,” tuturnya.

Sementara, masih ditempat yang sama, penjelasan juga dikemukakan oleh Kabid Perindustrian pada Disperindag Kota Tangsel, Ferry Payacun, bahwa sebelum membicarakan ekspor musti dipersiapkan dahulu standarisasi produknya, antara lain dalam hal SNI, Ijin Edar, HAKI/ HKI (Hak Kekayaan Intelektual), dan lain-lain.
HKI diakuinya, memang masih banyak yang harus difasilitasi. “Bu Airin , Walikota kita,  juga sudah menegaskan IKM kita harus dibina secara nyata, jelas, maupun terukur, tetapi kami dari Disperindag Tangsel mengimplementasikan hal itu bisa kita lakukan untuk persiapan Pasar Lokal maupun Pasar Internasional,” pungkasnya.

Dalam keterangan singkat dari Omay Komarudin, selaku bidang pengawasan Disperindag Kota Tangsel, acara ini juga telah dihadiri ASDA II Pemkot Tangsel, Uus Kusnadi, dari Bea Cukai, Wisnu, dan Kepala Disperindag Kota Tangsel, Maya Mardiana. Untuk pelatihan di hari kedua, Kamis (7/9) akan dihadiri narasumber dari Kementerian.

Reporter :  Sugeng/Purwanto 

Editor :     LNH

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...