Disperindag Lebak Tuding Mahalnya Elpiji 3 Kg, Ulah Agen Nakal 

573 views

Ilustrasi/net


LEBAK, BANTENDAY.com – Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lebak, Orok Sukmana menegaskan, kenaikan harga jual elpiji tiga kilogram sebesar Rp 24 – 25 ribu di tingkat pengecer lebih disebabkan oleh ulah agen dan pangkalan yang tidak bisa mengawasi dan mengelola pendistribusian elpiji tiga kilogram ke tingkat pengecer.

“Harga jual elpiji tiga kilogram ditingkat pangkalan hanya Rp 14.600. Sebab itu, bila ada pengecer atau warungan yang menjual elpiji tiga kilogram hingga harga Rp 25 ribu, itu hanya ulah spekulan yang ingin mengambil keuntangan pribadi tanpa mememikirkan dampaknya,” terang Orok, Kamis (8/9/2016)

Kata dia pihaknya menyayangkan kondisi ini dan seakan-akan mereka tutup mata dan tidak peduli terhadap mahalnya elpiji jauj dari harga HET. Bila terjadi kelangkaan, pihaknya menduga ada oknum yang bermain, karena pasokan elpiji tiga Kg untuk wilayah Lebak sudah mencukupi bahkan lebih yakni sekitar tujuh juta tabung pertahunnya.

     “Kita tidak bisa berbuat apa-apa karena yang berwenang menindak agen dan pangkalan nakal adalah peramina langsung, begitu juga kewenangan pengawasannya berada di Hiswana migas Provinsi Banten, jika kami diberikan kewenangan tentu akan kita sikat habis agen dan pangkalan yang nakal karena sudah meyusahkan masyarakat yang sudah susah,” ucap Orok. ( Ase/A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...