Direktur RSUD Banten Nyatakan Jingga Lambat Dirawat

628 views
image

Ilustrasi/net

SERANG, BANTENDAY.com – Balita Jingga Pelangi (10) yang ususnya berada diluar pasca operasi, dinyatakan oleh pihak RSUD Banten dikarenakan pihak orang tua, (Eman dan Nina), lambat membawanya ke rumah sakit, meski telah ditangani dokter spesialis.

“Bayi itu harus nya sudah kontrol beberapa bulan lalu, tapi tidak kontrol. Sudah dirawat, sudah diobati,” kata Dwie Hesti Hendrawati, Direktur RSUD Banten, saat ditemui dikantornya, Selasa 31 Mai 2016.

Pihaknya pun menyatakan bahwa kelainan yang di alami oleh bayi Jingga merupakan bawaan lahir yang kini tengah di tangani oleh RSUD Banten.

“Sudah lahir sudah ada kelainan. Memang belum sembuh bener, harus ada tindakan lagi. Saya belum jelas penyakitnya,” ujarnya.

MeskiĀ  orang tuanya mengaku harus menebus obat seharga Rp 250 ribu setiap kali transaksi. Pihaknya mengklaim bahwa bayi Jingga Pelangi dibawah tanggungan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Kalau SKTM tanggung jawab pemprov. Untuk obat jadi tanggung jawab kami,” pungkasnya.( Dedi Supriyadi/A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

Dirawat Direktur Jingga Lambat Nyatakan RSUD Banten

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...