Dinilai Pro PT Cemindo tapi Rugikan Warga, SE Bupati Lebak Minta Dikaji Ulang

844 views

Surat edaran Bupati Lebak mengenai pembangunan jalan yang diprotes warga( bantenday.com)

LEBAK, BANTENDAY.com –  Menyikapi protes Surat Edaran ( SE) Bupati Lebak prihal pembangunan ruas jalan Cimangpang -Cigudeg ( batas Bogor), Kecamatan Panggarangan Kabupaten Lebak, anggota DPRD setempat, Iip Makmur kepada bantenday.com mengatakan pihaknya pada dasarnya setuju dengan kegiatan pembangunan tersebut.

 Namun kata dia, pembangunan jalan yang dilakukan PT Cemindo Gemilang tersebut jangan sampai merugikan warga yang ada di jalur tersebut. Sebab itu selayaknya klausul yang ada di dalam SE Bupati Lebak tersebut  dikaji ulang, agar kebijakan tersebut tidak melanggar undang-undang yang berlaku.

 
“Intinya mendukung pembangunan tersebut, namun tetntunya dengan tidak melanggar ketentuan dan undang-undang makanya perlu pengkajian ulang,”Minggu 4 Agustus 2016.

Sementara Ketua KNPI Panggarangan Riswan kembali pemprotes SE Bupati Lebak tertanggal 29 Agustus 2016 tersebut. Ia menilai dalam surat edaran bupati tersebut sama sekali tidak mengacu pndang-undang nomor 2 tahun 2012 tentang pengadaan tanah bagi pembangunan untuk kepentingan umum.  

” Pada pasal 9 ayat 2 dijelaskan pengadaan tanah untuk kepentingan umum dilaksanakan dengan pemberian ganti kerugian yang layak dan adil,” katanya.

Riswan melanjutkan pada pasal 33 dijelaskan bahwa penilaian besarannya ganti kerugian dilakukan bidang perbidang tanah meliputi : tanah, ruang atas tanah dan bawah tanah, bangunan tanaman, benda yang berkaitan dengan tanah, dan/atau kerugian lain yang dapat dinilai.

Selanjutnyapada pasal 36 dijelaskan kembali bahwa pemberian ganti kerugian dapat diberikan dalam bentuk : uang, tanah pengganti, pemukiman kembali, kepemilikan saham, atau bentuk lain yang disetujui oleh kedua belah pihak. 

“Jadi, sudah jelas, undang-undang memberikan perlindungan terhadap hak – hak masyarakat. Kami tidak menolak proses pembangunan, dan Pelebaran jalan tersebut, tapi kami menuntut ganti rugi sebagai akibat dari pelebaran jalan tersebut, jangan korbankan masyarakat dengan dalih pembangunan, lantas Pemkab lebih pro atau berpihak pada perusahaan,”  tegas Riswan. (Luk/A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...