Dinas Lingkungan Hidup Lebak, Peringati WED

579 views

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat melakukan penaman pohon.
LEBAK, BANTENDAY.com – World Environment Day (WED) atau Hari Lingkungan Hidup merupakan sebuah kampanye pelestarian lingkungan hidup terbesar di dunia, dengan kegiatan ini, seluruh penduduk bumi diajak untuk meningkatkan kesadarannya dan melakukan tindakan mendukung dan mendorong pelestarian lingkungan hidup.

Peringatan yang di gelar pada Jum’at, 4, Agustus, 2017 lalu, di Pondok Pesantren Al- Mizan Rangkasbitung, adalah bentuk ajakan kepada masyarakat agar turut serta dalam mengelola lingkungan, yang dimulai dari individu keluarga dan sosial lingkungan kehidupan yang lebih luas, diantaranya tidak membuang sampah sembarangan, memungut sampah dan membuang ke tempatnya, menanam pohon di sekitar rumah dan melakukan penghijauan untuk lahan yang terbuka sebagai sumur resapan, termasuk penggunaan air serta listrik secara bijak.

“Dengan tema hari lingkungan hidup sedunia tahun 2017 ini adalah ( connecting people to Nature ) artinya hubungan manusia dengan alam, yang bermakna bahwa manusia memiliki ketergantungan yang sangat tinggi terhadap alam,” ungkap Bupati Lebak Hj Iti Oktavia Jayabaya usai menanam pohon sebagai simbol kehidupan.

Dalam mengelola alam dengan bijak dan adil maka akan tercipta hubungan harmonisasi  antara  manusia dengan alam, begitu pula sebaliknya apabila manusia dalam mengolah alam dengan ke serakahan maka akan mengakibatkan bencana, sehingga berinteraksi dengan alam sangatlah penting, untuk mengenali keindahanya dan tergerak agar dapat melindungi alam sebagai tempat kita berteduh dan berkarya pada sebuah kehidupan.

Pengambilan tema ini bertujuan agar jutaan penduduk bumi menjawab panggilan untuk ‘berhubungan dengan alam’. Berinteraksi dengan alam, mengenali dan menikmati keindahan alam untuk kemudian tergerak untuk melindungi bumi.

Di lain sisi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Nana Sunjana, menyampaikan Instruksi Bupati No 1 Tahun 2017 tentang gerakan jumat bersih atau minggu bersih dalam mewujudkan lebak sehat, dengan melakukan kegiatan gotong royong di masyarakat, bahkan di tahun anggaran 2017 ini 222 desa akan membentuk Bank Sampah sebagai wujud kepedulian akan lingkungan hidup.

“Diharapkan seluruh desa yang ada di Kabupaten Lebak memiliki bank sampah, agar sampah bisa dimanfaatkan serta petugas dan masyarakat penampung sampah pun akan mendapatkan tambahan penghasilan sebagaimana kita menabung di bank,” pungkasnya. ( Adv )

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...