Diduga Dibacking Oknum Aparat, Mutiara Minimarket Jual Bebas Produk Kadaluarsa

1343 views

Suasana mutiara minimarket di Kota Tangerang Selatan.(foto: LS/bantenday)






TANGSEL,BANTENDAY.com-Adanya pelanggaran merugikan konsumen yang diduga dibuat oleh pengusaha retail Mutiara minimarket terkait minuman yang sudah expired/kadaluarsa dijual bebas bahkan disinyalir mendapat backingan.

Ed, oknum aparat. Am (Owner mutiara minimarket.red) menolak memberikan keterangan adanya produk minuman yang sudah kadaluarsa dijual bebas.

“Saya akan hubungi pak Edison dulu ya pak,” ucapnya, mengelak  di wawancarai atas laporan konsumen adanya minuman ternama bermerk Frestea yang sudah expired namun masih dijual.

Dalam perbincangannya dengan oknum aparat tersebut Amri menceritakan didatangi sejumlah orang yang mempertanyakan minuman kadaluarsa yang dijualnya, telpon yang sengaja di loadspeaker tersebut, oknum ED menganjurkan agar pemilik toko memberikan keterangan yang bisa dijawab dan memintanya untuk tawarkan saja uang pelicin.

”Saya sudah katakan pak! bahwa produk didapatkan dari supplier pak,” ucap Amri pemilik toko dari ujung pembicaraannya.

Ketika ditanyakan adanya bukti hasil pernyataan pegawai yang sering ditugaskan olehnya untuk menghapus label expired date dalam kemasan frestea dan minuman kaleng sprite, Amri tetap bersikukuh jika dirinya mendapat kiriman barang dari supplier tokonya,

”Ada beberapa supplier kami pak, seperti OT (perusahaan ternama consumer goods bermacam merek orangtua), dulu memang saya pernah melakukannya pak terhadap produk coca cola tapi iut juga berdasarkan ijin pihak supplier melalui MD ( merchandiser atau pegawai dari supplier/distributor yang ditugaskan mencek produk di retail modern)” jawabnya jujur.

“Sejak lebaran semua produk belum ditarik pak, semua produk saya elalu berkordinasi dengan MD supplier salah satunya OT , coca cola juga sprite. Tambahnya “ ya sudah saya mengaku salah pak dan mohon saya dibantu supaya jangan diekspos,” jarnya seraya menawarkan uang pelicin kepada awak media seperti anjuran oknum aparat ED yangdihubungi via telepon tokonya.

Maaf pak! Lebih baik bapak berikan saja kepada oknum polisi yang membackingi usaha bapak! Kami akan laporkan kepada pemkot atas usaha illegal bapak”. Jawab salah satu rekan wartawan dari media online nasional.

“Bapak sudah melanggar UU Konsumen dan meracuni masyarakat tangsel” Tegas wartawan  lainnya

Hingga berita ini diturunkan, produk-produk kadaluarsa disampaikan oleh rekan media kepada dinas terkait di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan dan masih menunggu perkembangan selanjutnya. (LS/daz)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Comments are closed.