Debus Banten Dapatkan Rekor Muri!

897 views

Ribuan peserta Kolosal Silat dan Debus  Al-Madad yang digelar di Alun – alun Barat  Kota Serang, Minggu, 19/11/2017 (Foto : Oman Rohmawan Bantenday.com)

SERANG, BANTENDAY.com – Penampilan ribuan peserta Kolosal Silat dan Debus  Al-Madad yang digelar di Alun – alun Barat  Kota Serang, Minggu (19/11/2017) memecahkan rekor muri sebagai penampilan debus Al-Madad dan kolosal silat dengan peserta terbanyak di Indonesia.

Pada acara yang diberinama Tepak Karuhun Banten ini,  dihadiri para jawara atau pendekar, ulama dan pemerintah dari provinsi Banten. Selain itu, hadir pula Walikota Serang dan Kapolda Banten.

Dalam acara tersebut, KH. Murtadlo Dimyati  berpesan agar para jawara atau pendekar banten senantiasa menjaga dan menciptakan kedamaian Banten. Selain itu Ia juga berpesan agar jawara selalu bekerjasama dengan TNI dan Polri dalam menjaga kondusifitas dan ketentraman Banten.

Pihaknya  juga mengajak agar para jawara harus punya nilai yang baik sehingga jawara tidak lagi terkesan orang yang suka menbunuh nyawa seseorang, akan tetapi jawara yang sebenarnya yaitu yang mampu membunuh karakter seseorang dan membawanya ke jalan yang benar.

“Ciptakanlah kedamaian banten melalui  Tjimande Tari Kolot Kebon Djeruk Hilir (TTKKDH) bekerjasama dengan pihak TNI dan Polri agar suasana kondusif, aman, tentram.  Sehingga jawara banten punya nilai yang baik. Menghilangkan kesan jawara bahwa  jawara itu tukang modaran jalema membunuh manusia. Silahkan mau modaran jalema (silahkan mau membunuh manusia) silahkan, tapi nakalnya, jangan nyawanya. Bunuh karakter-karakter mereka, jangan jiwanya. Kalau jiwanya akan berhadapan dengan pak polisi nanti.” ujar KH. Murtadlo Dimyati dengan tegas.

Sementara itu Walikota Serang, Tb. Haerul Jaman dalam sambutannya menginginkan dengan adanya silaturahmi antara ulama, pemerintah dan jawara itu bisa menyatukan persepsi seluruh masyarakat untuk membangun dan mendukung program pemerintah. Ia berharap dengan adanya acara tersebut bisa memelihara seni budaya Banten.

“Silaturahmi ini mudah-mudahan membawa persatuan dan kesatuan tentunya warga masyarakat pendekar dibanten ini untuk dapat memelihara budaya seni budaya debus Banten.” Ujarnya.

“Kita terus mengeksplore dan mempromosikan agar seni budaya banten bisa dapat dikenal dimanca negara dan dunia. Kita harus lakukan bela diri bela bangsa dan bela negara. Kita adalah jawara pembangunan yg harus mendukung program pembangunan daerah dan pusat.” Imbuhnya.

Kapolda Banten Brigjen Listyo Sigit Prabowo yang hadir dalam acara festival tersebut  dirinya  ikut merasa bangga. Hal demikian dikarenakan menurutnya acara ini sebagai simbol bersatunya ulama, umaro dan jawara dalam upaya menjaga NKRI khususnya di Banten.

“Festival budaya tapak karuhun banten ini merupakan simbol bersatunya ulama, umaro dan jawara dalam menunjukan satu tekad satu kesatuan dalam upaya mempertahankan dan mengamankan NKRI khususnya provinsi Banten.” ujarnya.

“Oleh karena itu hanya satu yang bisa saya katakan bahwa saya bangga dengan seluruh para jawara dan seluruh para pesilat.” tandasnya. (OR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...