Club Motor Tangsel Butuh Sirkuit, IMI Kemana?

697 views

TANGSEL, BANTENDAY.com – Prestasi klub motor Kota Tangerang Selatan (Tangsel) sebenarnya mempunyai potensi yang sangat besar.

Hal tersebut diungkap Saepudin selaku manajer Tim Sae Jon’s Motor, di Ciputat, Selasa kemaren (19/9/2017).

Dikatakan Jon, Bahwa dari cabang-cabang road race ada beberapa klub motor yang ikut mewarnai ajang kejuaraan balap di sirkuit Sentul Bogor,Namun menurutnya hal tersebut dianggap belum terkoordinir dengan baik oleh Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kota Tangsel.

“Padahal kalau IMI bisa menangkap hal itu, sebuah potensi yang sangat besar,” tuturnya.

Dia juga beranggapan hal tersebut informasinya belum sampai kepada klub-klub motor yang ada di Tangsel. “Hanya saja informasinya belum sampai kepada kita-kita,” katanya. Lanjutnya dengan nada tanya, bahwa entah seperti apa kepengurusan hari ini sebenarnya, siapa yang menjadi ketua, kegiatan-kegiatan apa yang sudah mereka lakukan, kemudian ketika beberapa waktu yang lalu disampaikan agar mendapatkan pembinaan dari IMI kita harus terdaftar menjadi anggota IMI Tangsel dengan berbagai macam persyaratan.

“Menjadi tanda tanya yang sangat besar bagi kita selama ini, untuk klub-klub yang sudah terdaftar, apa yang IMI lakukan,” ucapnya.

Ia menganjurkan agar jangan sampai ketika kita punya prestasi sementara IMI tidak melakukan apa-apa itu diakui bahwa itu binaan IMI. “Terus terang sampai hari dari beberapa klub yang sering ketemu kita di Sentul, mengaku belum disentuh,” terangnya.

Kalau untuk tim yang sudah lebih lama berdiri daripada tim binaanya, dikatakannya ada sponsor yang melihat potensi itu. “Tapi misalnya seperti saya, harus gerak sendiri, padahal ‘bendera’ Tangsel yang saya kibarin,” ucapnya.

Terkait kepengurusan, dirinya mengulang jawaban bahwa tidak tahu, dan bertanya kembali bahwa siapa sesungguhnya Ketua IMI Tangsel secara de facto dan de jure, legal, SK, siapa perhari ini, kemudian kegiatan-kegiatan mereka apa? Ekspose dan sosialisasi dianggapnya kurang selama ini.

“Kita butuh sirkuit yang reprensetatif paling tidak sekelas nasional untuk latihan,” kata Jon

Selama ini ia jelaskan bahwa jika latihan ke Sentul harus membayar sewa tempat yang tidak murah. Begitu juga dengan jarak yang ditempuh ke Sentul dari Tangsel dirasa jauh. “Kalau kita punya sirkuit sendiri kan lebih enak untuk kita latihan, dan IMI Tangsel melakukan pembinaan,” pungkasnya. (SGN/PUR)

 

 

 

 

 

Reporter : Purwanto /Soegeng
Editor : Lukmanul Hakim

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...