Cegah Terorisme, BNPT Banten Libatkan Komunitas Seni Budaya

911 views

Peserta Dialog Cegah Terorisme yang di Gelar BNPT disalah satu Hotel di Kota Serang (Foto : Oman Rohmawan Bantenday.com)

SERANG, BANTENDAY.com – Dalam rangka melakukan pencegahan terhadap paham radikal terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) gelar dialog dalam kegiatan tersebut mengusung tema “Sastra Cinta Damai, Cegah Paham Radikal” di salah satu Hotel berbintang Kota Serang. Kamis (09/11/17).

Dalam acara tersebut BNPT melibatkan berbagai penggiat seni, penggiat budaya, ulama dan berbagai organisasi keagamaan yang ada di Provinsi Banten.

Ketua Komite Sastra Dewan Kesenian Banten, Sulaiman Jaya ketika ditemui awak media usai mengisi acara dialog pencegahan terorisme tersebut menjelaskan, bahwa untuk melakukan tindakan pencegahan terhadap paham radikal terorisme tidak cukup dengan pelibatan komunitas seni budayawan saja, akan tetapi perlu kesadaran masyarakat dan seluruh komponen bangsa.

“Tentu terorisme tidak bisa dicegah begitu saja atau tidak bisa diminimalisir begitu saja dengan hanya satu komponen tertentu, misalnya komponen komunitas seni. Ada komponen-komponen lain juga yang perlu dilibatkan misalnya para ulama dan lain sebagainya.” ujar sulaiman.

Sementara menurut Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Serang Amas Tajudin, bahwa pergerakan penyebaran paham radikal terorisme di Provinsi Banten sudah cukup mengkhawatirkan. Sehingga perlu adanya keterlibatan peran aktif dari seluruh komponen dan profesi masyarakat. Pelibatan kelompok seni budayawan dan sastrawan merupakan upaya untuk meluluhkan dan melunakan hati masyarakat agar tidak bergerak dan terprovokasi untuk mengikuti paham radikal terorisme.

“Pergerakan penyebaran paham radikal terorisme di Provinsi Banten ini cukup nampak pergerakannya, dan oleh karena itu seluruh upaya pencegahan kita lakukan dengan berbagai pelibatan masyarakat. Pada hari ini pelibatan sastrawan dan budayawan dalam rangka meluluhkan hati masyarakat Banten agar dapat bersama-sama bergerak melakukan upaya pencegahan radikal terorisme.” kata mantan komisioner Komisi Informasi Provinsi Banten ini.

Salah satu peserta dialog, Ketua pemberdayaan perempuan MUI Kecamatan Serang Futihat berharap dengan adanya dialog itu bisa menjadi salah satu cara agar Provinsi Banten menjadi tentram.

“Ya, supaya Banten ini tentram” ujar Futihat.

Ia juga meyakini dengan pelibatan para penggiat seni dan budaya bisa membantu pemerintah dalam mencegah paham radikal terorisme.

“Harus ada pelibatan penggiat seni dan budaya, berbagai elemen kan sangat menunjang sekali yah dalam pencegahan terorisme” sambungnya.

“Selain itu, pelibatan Kiyai atau Ustadz dan Ustadzah yang langsung terjun kemasyarakat sangat positif untuk pencegahan paham radikal terorisme.” pungkasnya.

Dalam acara tersebut sempat diselingi dengan pembacaan puisi dari berbagai perwakilan peserta dialog. (OR)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...