Kategori: KESEHATAN

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Lomba Lari Multatuli 10 K
KESEHATAN, NEWS, OLAHRAGA

Lomba Lari Multatuli 10 K

img_20161126_071149

Lomba Lari Multatuli (HMS)

LEBAK , BANTENDAY.COM– pagi hari Alun-alun kota Rangkasbitung dipadati 2.248 peserta lomba lari multatuli 10 kilometer yang berasal dari dalam maupun luar provinsi banten nuga para atlet serta pelajar.

pada pukul 07:00 wib Bupati lebak iti octavia jayabaya beserta wakil bupati ade sumardi melepas lomba lari multatuli 10 kilometer yang tepatnya di depan mesjid Al araf.

img_20161126_070835

sebelum menaikan bendera pelepasan, bupati iti mengucapkan selamat datang dan memperkenalkan secara singkat dengan banyaknya destinasi wisata dan budaya yang dimiliki Kabupaten lebak. Dan menghimbau kepada masyarakat kabupaten lebak selaku tuan rumah agar mampu memberikan kenyamanan kepada para yang mengikuti kegiatan ini.

track yang dilalui oleh peserta lomba lari diawali dengan menelusuri jalan multatuli kemudian melewati jembatan sungai ciujung dan memasuki jalan raya pandeglang dan finish di kampung sampay warunggunung.

kegiatan tingkat nasional yang mendatangkan atlet dari 15 provinsi ini pertama kali diadakan di Kabupaten lebak yang berkaitan erat dengan kepariwisataan dalam menambah jumlah wisatawan dari dalam maupun dari luar provinsi banten serta mencari potensi para olahragawan khususnya atlet lari. (KEK/HMS)

Permalink ke PMI Lebak Butuh 1.260 Kantong Darah
KESEHATAN

PMI Lebak Butuh 1.260 Kantong Darah

image

Ilustrasi

LEBAK, BANTENDAY.com – Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Lebak, selama bulan Ramadhan membutuhkan sekitar 1.260 kantong darah untuk memenuhi kebutuhan pasien yang ada di rumah sakit. Namun, saat ini PMI Lebak baru mampu mengumpulkan sekitar setengahnya dari kantong darah yang dibutuhkan.

Kepala UTD PMI Lebak Suhara Manulang mengatakan, pihaknya saat ini membutuhkan sebanyak 1.260 kantong darah tersebut untuk memenuhi kebutuhan selama bulan Ramadhan, dan H+10 Idul Fitri.

“Saat ini baru ada sekitar  640 kantong darah yang telah dihimpun, ini kita dapat dari sejumlah perusahan yang berada di luar Lebak, karena Lebak baru bisa menyumbang sekitar 30 persennya dari kebutuhan,” ungkap Suhara, di Rangkasbitung, Senin (6/6/2016).

Untuk mengejar 50 persen kebutuhan darah kata Suhara, pihaknya akan mengupayakan dengan mengoptimalkan Mobil Unit (MU) milik UTD PMI Lebak.

“Kita akan himpun melalui Masjid-masjid dan pusat perbelanjaan yang berada di Jabodetabek, mudah-mudahan dengan upaya tersebut dapat memenuhi kebutuhan selama Ramadhan dan arus balik,” katanya.

Untuk itu menurut Suhara, pihaknya berharap masyarakat khususnya keluarga pasien agar mau ikut mendonorkan darah bagi keluarganya yang memang membutuhkan.

“Bila setiap keluarga pasien bisa mendonorkan darahnya, itu akan sangat membantu sekali,” ungkapnya.(Suhada/A3)

Permalink ke Dinkes Lebak Terus Minimalisir Angka Penderita Gizi Buruk
KESEHATAN, NEWS

Dinkes Lebak Terus Minimalisir Angka Penderita Gizi Buruk

image

Kepala Dinkes Lebak Maman Sukirman

LEBAK, BANTENDAY.com – Mendukung suksesi program Lebak sehat, Dinas Kesehatan Kabupaten setempat terus berjibaku menekan angka penderita gizi buruk di Kabupaten Lebak.Ditegaskan HM Sukirman, Kepala Dinas Kesehatan Lebak, yang menurutnya meski berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Lebak, angka penderita gizi buruk di Lebak terkategori minim.

Akan tetapi, pihaknya tidak mau kecolongan, sehingga langkah –langkah nyata pihaknya terus di lakukan, yang bukan saja oleh lingkup Dinas di Kabupaten, melainkan para stake holder di tingkat Puskesmas sekalipun, mereka wajib untuk tetap waspada atas penyakit gizi buruk tersebut.  

“ Meskipun angka penderita gizi buruk di kabupaten Lebak minim, akan tetapi kami tetap melakukan upaya pencegahan. Ya, laksana pepatah, sedia payung sebelum hujan, itu akan lebih baik tentunya,”katanya, ditemui wartawan, Selasa (31/05/2016).

Dirincinya, bahwa berdasarkan data Dinas Kesehatan Lebak, pada bulan Maret 2016 ada sekitar 163 penderita, kemudian jumlahnya berkurang menjadi 159 pada bulan April.  Namun, pasca aksi pemberian makanan tambahan (PMT), serta upaya penanganan yang terkoordinir dengan puskesmas-puskesmas tersebar di Kabupaten Lebak.

Jika di kalkulasikan, lanjut HM Sukirman lagi, dengan jumlah anak balita yang berada di Kabupaten Lebak yang berjumlah 133.090, penderita gizi buruk di Lebak masih relatif kecil, sehingga jika persentasikan secara nasional, penderita gizi buruk  di Lebak hanya sekitar 0,01 persen saja.

 “Kalkulasi secara nasional, penderita gizi buruk di Kabupaten Lebak masih terbilang kecil, yaitu hanya sekitar 0,01 persen, dari 133.090 jumlah anak-anak balita yang berada di Kabupaten Lebak,” jelasnya.

Menambahkan, Sri Agustini, Kepala Bidang Pembinaaan Kesehatan Masyarakat (Binkesmas) pada Dinkes Kabupaten Lebak, mengatakan bahwa untuk meminimalisir penderita gizi buruk, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak puskesmas, agar terus memantau lingkungannya masing-masing dengan metoda jemput bola.

“ Jangan hanya menunggu masyarakat datang, atau setelah menerima  adanya penderita gizi buruk. Akan tetapi, pelayanan dengan metoda jemput bola, tentunya akan lebih efektif dan merakyat,” tegasnya. (Dede/A1)

 

 

Permalink ke Direktur RSUD Banten Nyatakan Jingga Lambat Dirawat
BERITA POPULER, KESEHATAN, NEWS

Direktur RSUD Banten Nyatakan Jingga Lambat Dirawat

image

Ilustrasi/net

SERANG, BANTENDAY.com – Balita Jingga Pelangi (10) yang ususnya berada diluar pasca operasi, dinyatakan oleh pihak RSUD Banten dikarenakan pihak orang tua, (Eman dan Nina), lambat membawanya ke rumah sakit, meski telah ditangani dokter spesialis.

“Bayi itu harus nya sudah kontrol beberapa bulan lalu, tapi tidak kontrol. Sudah dirawat, sudah diobati,” kata Dwie Hesti Hendrawati, Direktur RSUD Banten, saat ditemui dikantornya, Selasa 31 Mai 2016.

Pihaknya pun menyatakan bahwa kelainan yang di alami oleh bayi Jingga merupakan bawaan lahir yang kini tengah di tangani oleh RSUD Banten.

“Sudah lahir sudah ada kelainan. Memang belum sembuh bener, harus ada tindakan lagi. Saya belum jelas penyakitnya,” ujarnya.

Meski  orang tuanya mengaku harus menebus obat seharga Rp 250 ribu setiap kali transaksi. Pihaknya mengklaim bahwa bayi Jingga Pelangi dibawah tanggungan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).

“Kalau SKTM tanggung jawab pemprov. Untuk obat jadi tanggung jawab kami,” pungkasnya.( Dedi Supriyadi/A1)

Permalink ke Jingga, Balita Usus Terburai Butuh Uluran Tangan
BERITA POPULER, KESEHATAN, NEWS

Jingga, Balita Usus Terburai Butuh Uluran Tangan

image

Ilustrasi/net

SERANG, BANTENDAY.com – Seorang balita bernama Jingga Pelangi (10 bulan) anak dari pasangan Eman (35) yang berkerja kuli parkir dan Nina (32) ibu rumah tangga yang tinggal di Lingkungan Ciawi Rt.05/Rw.13, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Kota Serang,  mengalami penyakit di bagian usus terburai.

Eman, orang tua Jingga mengatakan, bahwa  awalnya anak tersebut mengalami kembung yang tidak sewajarnya, sehingga langsung dibawa ke bidan di puskesmas. Setelah di periksa pihak puskesmas mengaku tidak sanggup menangani,  karena ada beberapa usus yang mengalami kebusukan, sehingga harus dibawa Kerumah Sakit Umum Daerah.

“Kami disuruh berobat ke RSUD Banten, kami bingung harus seperti apa, untungnya  ada LSM yang akan membantu kami untuk berobat ke RSUD dan alhamdulilah anak saya bissa di oprasi, ini operasi tahapan kedua, untuk operasi tahapan ketiga dari pihak RSUD Banten harus menunggu satu taun lagi karena kata pihak RSUD Banten kondisi anak saya balum kuat,” katanya.

Masih kata Eman, dirinya menjelaskan bahwa anaknya mengalami usus terurai diluar selama tiga bulan, setelah mengalami oprasi, ke dua dan ketiga ada kebocoran makanya, ini semua inisiatif dari Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten ususnya  harus dikeluarkan.

“Kami siang dan malam  disuruh beli resep dengan harga satu resep itu 250 ribu, dan kami juga saat ini bingung anak saya mau dioperasi tahapan ke empat cuma masalah biyayanya saya tidak punya,”ujarnya.

Eman juga berharap dengan pemerintah agar bisa membantu anaknya untuk dilakukan operasi dan agar anaknya bisa normal seperti anak sebayanya.

Di tambah Rahman sebagai RT/ 005, mengatakan dirinya sempat melaporkan ini kedinas dan dirinya telah membantu proses pengajuan pengobatan BPJS, tapi dirinya merasa kesulitan untuk melakukan melakukan pengobatan dengan memakai BPJS dengan cepat.

“Saya sudah melakukan pengajuan ke dinas dan saya sudah membantu pengajuan pengobatan dengan PBJS, tapi prosesnya sangat lama,” katanya.

Ditambahkan Rahman ketua RT/ 005, dirinya sempat melaporkan ini ke dinas dan membantu proses pengajuan pengobatan BPJS, tapi Ia mengaku kesulitan untuk melakukan pengobatan dengan memakai BPJS.

“Saya sudah melakukan pengajuan kedinas dan saya sudah membantu pengajuan pengobatan dengan PBJS, tapi prosesnya sangat lama, saya ingin cepat melakukan pengobatan terhadap Jingga dan harapan kami semua semoga ada pihak yang bisa memberi bantuan terhadap kelurga ini” pungkasnya. (Dedi Supriyadi/ A1)

Permalink ke Gedung DPRD Banten Bakal Jadi Objek Study Bersih
BERITA POPULER, KESEHATAN

Gedung DPRD Banten Bakal Jadi Objek Study Bersih

 

image

A.E Deni Hermawan Sekretaris DPRD Provinsi Banten. (bantenday.com)

Serang, Bantenday.com – Didalam prasarana publik yang bersih dan indah, maka akan terlahirnya suasana kerja yang nyaman dan menyehatkan. Diungkapkan A.E Deni Hermawan Sekretaris DPRD Provinsi Banten, yang menilai pentingnya Kebersihan, Keindahan, Ketertiban (K-3) dilingkungan gedung wakil rakyat tersebut.

“ Ya, kami sadari bahwa soal kebersihan di gedung DPRD Banten saat ini, tentunya masih harus dibenahi lagi. Terutama pada titik ruang tertentu, seperti toilet dan area gedung lainnya,” katanya, wartawan, Rabu 25 Mei 2016 di ruang kerjanya.    

Menurutnya, adanya masukan dan kritik konstruktif dari semua pihak, tentunya akan menjadi motivasi pihaknya dalam menata kembali, hal-hal yang bermuara pada terwujudnya K-3 di gedung DPRD Banten saat ini. Sehingga, gedung wakil rakyat di Banten, akan senantiasa membuat penghuni dan pengunjungnya nyaman, selain menjadikan gedung DPRD Banten sebagai objek study “Bersih” bagi masyarakatnya sendiri.

Namun demikian, dalam mewujudkan gedung DPRD Banten sebagai “Objek study bersih” tersebut, tentu saja harus melalui sebuah proses dan mekanisme. Dimana pihaknya, juga harus melakukan sejumlah perencanaan secara matang, terutama berkaitan dengan penganggaran pembangunan terkait K-3 tersebut.

“Insyaallah, kami berkomitmen untuk menjadikan DPRD Banten, sebagai gedung wakil rakyat terbersih, sekaligus sebagai objek study bagi masyarakat Banten sendiri,” tukas Deni.

Sekedar  diketahui, kondisi gedung DPRD Banten saat ini, nampak membutuhkan penataan di berbagai sudut gedung. Seperti pada cat dinding, renovasi kebocoran pada dak aula, toilet, serta penataan dan pengelolaan sistem persampahan di area gedung wakil rakyat tersebut.(Sopan sopian/ A3)

 

       

Permalink ke Kolam Renang Bina Insan Mandiri Tawarkan Rekreasi Murah dan Mewah
GAYA HIDUP, NEWS, wisata

Kolam Renang Bina Insan Mandiri Tawarkan Rekreasi Murah dan Mewah

 

image

LEBAK,BANTENDAY.com – Bagi masyarakat Lebak, khususnya warga sekitar Kota Rangkasbitung yang butuh tempat rekreasi kolam renang tak perlu jauh-jauh dan mengeluarkan dana yang  besar. Sebab, Bina Insan Mandiri (BIM) yang berlokasi di Cimesir, Pasir Ona Rangkabitung menawarkan rekreasi murah dengan fasilitas yang tak kalah menarik dengan tempat-tempat rekreasi lainnya.

image

Dengan hanya mengeluarkan kocek kurang dari Rp 10.000 hingga Rp 15.000, para pengunjung bisa dimanjakan dengan berbagai arena permainan air di kawasan rekreasi kolam renang tersebut. Tak hanya suasana kolam renang asri karena di penuhi pepohonan rindang juga menjadi tempat yang cocok bagi pengunjung yang membutuhkan ketenangan setelah seharian penat beraktivitas.

image

Bagi pengunjung yang hobi bernyanyi, pihak pengelola juga menyuguhi hiburan live musik, mulai dari genre dangdut, pop dan genre musik laiinya. Sajian berbagai fasilitas, mulai dari hiburan dan tempat berkumpulnya keluarga pengujung merupakan bagian dari upaya pihak pengelola yang ingin memberikan pelayanan terbaik bagi pengujung.

Pengujung yang datang ke kolam renang ini, tak hanya berasal dari sekitar kota Rangkasbitung. Di beberapa daerah lain juga banyak yang datang. Hal itu tidak lain, karena selain fasilitas yang disediakan memadai juga harga tiket yang sangat terjangkau.

image

“Tempatnya nyaman, banyak fasilitasnya. Yang terpenting, harga tiket masuk ke tempat kolam renang ini juga sangat terjangkau,” kata Wili salah seorang pengunjung. (Adv)

Permalink ke Dikejar Satpol PP, PSK di Lebak Ngumpet di Kandang Ayam
GAYA HIDUP, NEWS, PERISTIWA

Dikejar Satpol PP, PSK di Lebak Ngumpet di Kandang Ayam

 

image

Petugas menggiring PSK yang terjaring razia ( bantenday.com)

Lebak,Bantenday.com-Niat mengelabui petugas agar tak terjaring razia,  10 Orang Pekerja Sexs Komersial (PSK) di Lebak, Banten nekat bersembunyi di sebuah kandang ayam. Alih-alih, persembunyiannya diketahui juga oleh petugas dan akhirnya mereka pun harus rela di gelandang petugas gabungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan jajaran TNI Detasemen Polisi Mliter Lebak  dalam razia penyakit masyarakat (pekat) digelar menjelang bulan suci ramadan, Selasa (24/5/2016) malam.

 

Razia tersebut berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB dengan titik lokasi pertama, yaitu di sejumlah warung remang-remang di sepanjang jalan Sajira-Rangkasbitung, tepatnya di Kampung  Cipager, Kecamatan Sajira. Di lokasi tersebut, petugas mendatangi satu persatu warung yang disinyalir kerap di jadikan tempat mangkal para PSK.  Ketika petugas hendak memasuki warung tersebut, para PSK langsung melarikan diri, sehingga terjadi lah aksi kejar-kejaran antara petugas dan PSK. Bahkan, beberapa orang PSK nekat bersembunyi di sebuah kandang ayam milik warga. Namun,  berkat kejelian petugas para PSK tersebut akhirnya berhasil diamankan dan diangkut ke kendaraan yang selanjutnya di bawa ke kantor Satpol PP untuk di data dan diberikan pengarahan. Kemudian, razia berlanjut ke Jalan Sunan Kalijaga tepatnya di kawasan terminal lama. Di lokasi tersebut petugas berhasil menjaring beberapa PSK termasuk seorang pria diduga mucikari.

 

“Ini bagian dari razia rutin dan akan terus kami tingkatkan lagi menjelang bulan suci ramadhan. Mereka yang terjaring akan kami data dan kami lakukan pembinaan,” kata Kepala Satpol PP Lebak, Vidia Indra.

 

Bagi mereka yang tidak terbukti menjadi PSK, kata dia, akan dikembalikan kepada keluarganya, termasuk akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial (Dinsos) untuk diberikan pembinaan. Menjelang bulan Ramadan, pihaknya juga akan terus meningkatkan razia rutin semacam ini. Upaya ini juga bagian dari amanat dalam Peraturan daerah (Perda).

 

“Menjelang bulan ramadan kita akan terus meningkatkan pengawasan,” katanya. (ASE/A2)

 

Permalink ke Jika Tempat  Karoke dan Meseg di Tangerang Bandel, Zaki : Saya Razia Sendiri, Saya Langsung Segel
BERITA POPULER, GAYA HIDUP, NEWS

Jika Tempat Karoke dan Meseg di Tangerang Bandel, Zaki : Saya Razia Sendiri, Saya Langsung Segel

image

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (tengah)/bantenday.com

.

TANGERANG, BANTENDAY.comBulan suci ramadhan pada 2016 ini tinggal hitungan hari. Pemerintah Kabupaten Tangerang mewanti – wanti agar tempat hiburan berhenti beraktivitas selama masyarakat muslim menjalankan ibadah puasa. Bupati Ahmed Zaki Iskandar siap menyegel tempat hiburan yang terbukti tetap nekat beroperasi.

Ya tempat hiburan harus tutup selama bulan ramadhan ujar zaki, sapaan akrab nya saat di hubungi wartawan minggu 22/05/2016.

Awal juni  2016 mendatang umat muslim di Indonesia memulai menunaikan puasa. Biasanya Pemda kabupaten Tangerang melalui Disbudpar Kabupaten Tangerang, slalu melayangkan surat edaran kepada pengusaha atau pengelola tempat hiburan berkaitan larangan aktivitas sepanjang bulan ramadhan.

Zaki meminta pengelola tempat hiburan untuk mematuhi aturan tersebut. Sebab personal Satpol PP Kabupaten Tangerang dan pihak berwenang lainnya bakal terus  melakukan pemantauan terhadap lokasi hiburan seperti tempat hiburan karoke  dan Massage.

Bila ternyata ada tempat hiburan melanggar larangan atau membandel tetap buka, pria dua putra ini menyatakan tidak akan diam diri.
“Nanti saya razia sendiri, saya segel,”  ancam Zaki.(Gus/a1)

Permalink ke Terkena DBD, Rano Karno Dirawat
KESEHATAN

Terkena DBD, Rano Karno Dirawat

image

Gubernur Banten Rano Karno / kompas.com

SERANG, BANTENDAY.com – Gubernur Banten Rano Karno dikabarkan terkena demam berdarah dengue  DBD). Rano  kini dirawat di sebuah rumah sakit di Lebak Bulus, Jakarta.

Kondisi Rano merasa kurang sehat selama sepekan terakhir, karena kelelahan namun baru memutuskan untuk dirawat di rumah sakit, Sabtu (7/5/2016) siang.

Demikian keterangan yang disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten Deden Apriandhi di Serang, Banten.

“Kondisi Gubernur drop (turun) beberapa hari terakhir ini. Mungkin karena banyak tugas kantor. Tapi, Gubernur tetap semangat datang ke berbagai acara,” katanya.

Setelah demamnya tak juga hilang, Rano baru dirawat. Menurut Deden, kegiatan Rano pada April 2016 cukup padat. Kelelahan diduga turut menjadi penyebab Rano terkena DBD.

Sabtu pagi, Rano sebenarnya dijadwalkan menghadiri bakti sosial di Kota Tangerang, Banten namun kedatangannya dibatalkan karena sakit.

“Dirawat di rumah sakit di Lebak Bulus karena rumah Rano juga berada di daerah itu. Kalau kondisi terakhir terkait jumlah trombositnya saya belum tahu,” kata Deden.

Sementara tuga Rano diyakini masih bisa dijalankan karena akan ditangani Sekretaris Daerah Banten Ranta Suharta dan para asisten daerah Banten. “Belum bisa diperkirakan, berapa lama Rano akan dirawat,” tukasnya. (sumber : kompas.com)

Berita Acak