Kategori: NEWS

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke 9 Tahun Warga Rangkasbitung Hidupnya Memperihatinkan
NEWS

9 Tahun Warga Rangkasbitung Hidupnya Memperihatinkan

Unro Aljuhri saat menyambangi Gubug Arsanah dok. Bantenday.com




LEBAK, BANTENDAY.com- Warga RT 02 RW 02 Leuwiranji, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kec. Rangkasbitung yang rumahnya selalu terendam setiap turun hujan disebabkan saluran air di lahan datar  tertutup oleh tembok pembatas Rumah Sakit Husada. 

Unro Aljuhri tokoh Pemuda Lebak yang juga warga Kelurahan Muara Ciujung Timur (MCT) langsung mendatangi kelokasi pihaknya sangat memprihatinkan  melihat kondisi Rumah Arsanah (60). 

“Perlu diketahui sebelum tembok pembatas dibangun lahan itu kering bahkan sempat ada lapangn voli,” kata Unro kepada bantenday.com Rabu, (22/06/2018).

Ditambahkannya,  Sudah 9 tahun (Mak Arsanah red ) dan keluarganya merasakan hidup seperti itu kepada pihak terkait mohon kepeduliannya,”harap Unro.(LNH) 

Permalink ke Tidak  Jauh dari Pusat Kabupaten Kondisinya Memprihatinkan
NEWS

Tidak  Jauh dari Pusat Kabupaten Kondisinya Memprihatinkan

                          Gubug Arsanah 

​LEBAK BANTENDAY.com- Pemandangan ironis justru terjadi tidak jauh dari pusat kabupaten. Terdapat satu permukiman warga yang telah bertahun-tahun, hidupnya terpinggirkan Pemkab Lebak

Arsanah( 60) menempati sebuah gubuk, terletak di Kampung Leuwiranji RT.02/02, Kelurahan Muara Ciujung Timur, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak. Kondisi rumah bilik bertiang dan berlantai bambu tersebut, bertahun-tahun terendam air.
Pemilik gubuk, Arsanah mengatakan, konon tingginya genangan air tersebut, diperkirakan pasca pembangunan Rumah Sakit (RS) Husada, yang menimbun saluran air pembuang yang telah sejak dulu ada. Maka, sejak itulah tatkala hujan deras turun, puluhan rumah di pinggiran Kampung Leuwiranji tergenang air. Namun, saat air surut hanya tinggal gubuk dirinya yang terendam hingga kini.

“Ngeri pak, kalau air pasang kadang anak dan cucu saya ketakutan. Akibat lintah naik ke bilik kamar dan dapur. Kami pun kini hanya bisa bingung, mau pindah biaya dari mana, untuk makan anak cucu pun kami kesulitan,” ucap Arsanah lirih, menahan sedih.

Ketua RT 02 Kampung Leuwiranji, Nani mengaku, sebelum adanya pembangunan RS Husada, saluran air itu menjadi satu-satunya akses air keluar dari perkampungan Leuwiranji. Dengan adanya pembangunan rumah sakiit itu, kini air hujan yang turun justeru tidak terbuang, sehingga menggenang permukiman Arsanah.

“Dulu saluran air ini ada pak, tapi sejak ada bangunan itu (RS Husada) hingga ke areal saluran air ini. Tiba-tiba saja saluran pembuangan ini diurug,  jadi air merendam permukiman Arsanah, lihat saja kondisinya seperti rumah ditengah danau,” kata Nani,  Selasa (20/6/2017).
 saat menunjukan titik saluran yang hilang, didampingi Ketua Rukun Warga 02 Leuwiranji, Jafar, Lurah Muara Ciujung Timur, Suhardi dan Kepala Seksi Trantib Kecamatan Rangkasbitung, Arif.

Sementara Ketua RW 02, Jafar, bersikukuh, agar fungsi saluran yang kini telah di urug menjadi lahan fasilitas RS Husada, agar dapat dikembalikan pada fungsinya. Menurutnya, hanya bentuk itulah satu-satunya solusi, ketimbang Pemkab harus melakukan relokasi permukiman dengan biaya yang sangat besar.

“Karena saluran pembuang itu tanah negara, maka kami minta agar fungsi saluran itu dikembalikan seperti sebelumnya. Ini pun menjadi bukti, kalau pembangunan RS Husada juga ramah lingkungan,” tegasnya. 

Kepala Kelurahan Muara Ciujung Timur, Suhardi membenarkan, sebelumnya terdapat saluran air pembuang dari Kampung Leuwiranji, memanjang ke Kampung Cijoro, hingga bermuara ke Sungai Ciujung. Akan tetapi, sejak pembangunan RS Husada beberapa tahun lalu, saluran air tersebut hilang menjadi fasilitas Rumah Sakit.

“Jujur saya pun ikut prihatin pak. Karena kondisi permukiman ibu Arsanah ini, kini bukan lagi tergenang tapi terendam sejak lama. Harus bagaimana kami berbuat, karena dibangun tapi kondisi rumah terendam tidak dibangun,”keluh Suhardi. (LNH) 

Permalink ke Pemkab Lebak Beri Insentif Pimpinan Ponpes
NEWS

Pemkab Lebak Beri Insentif Pimpinan Ponpes

  Bupati dan Wakil Saat berikan insentif



LEBAK, BANTENDAY.com – Pemkab Lebak berikan insentif kepada Pimpinan Pondok Pesantren di Masjid Al-araf, Rabu, (21/06/2017).
Pemkab Lebak menyadari betapa besar dan strategisnya peran pondok pesantren dalam pembangunan sumber daya manusia dengan menerbitkan peraturan daerah nomor 4 tahun 2014 tentang penyelenggaraan pendidikan pondok pesantren. Kata bupati Lebak iti Oktavia Jayabaya dalam sambutannya. 

Menurutnya, regulasi itu untuk menjadi pijakan dalam mengeluarkan kebijakan anggaran yang di alokasikan untuk pengembangan pondok pesantren, seperti bantuan pembangunan sebesar Rp. 50.000.000,- untuk 50 pondok pesantren setiap tahunnya. 
Ditambahkan Iti, dana insentif pimpinan pondok pesantren tahun 2017 ini disalurkan untuk 1500 pimpinan ponpes, masing-masing menerima Rp. 900.000,-. 

“Kepada para kiyai, dana insentif ini juga sebagian untuk menjaga kesehatan yang disetorkan melalui BPJS”, ujarnya.  
Sementara ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) KH. Pupu Mahpudin menambahkan, dari 1500 Ponpes yang sudah terakomodir melalui dana hibah insentif ini, masih ada pimpinan ponpes yang belum bisa terakomodir. 

“kami sadar ini karena keterbatasan anggaran, dengan adanya komitmen dari pemkab lebak kami pun termotivasi untuk terus mengembangkan dan memajukan pondok pesantren di kota seribu madrasah ini.” tuturnya. (HMS/LNH)

Permalink ke ​Terduga Teroris di Pandeglang, Sempat Lemparkan Tas Ransel
NEWS

​Terduga Teroris di Pandeglang, Sempat Lemparkan Tas Ransel

PANDEGLANG, BANTENDAY.com – Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satrian membenarkan penangkapan terduga teroris yang di amankan Densus 88 penangkapan tersebut sekitar Pukul 21.00 WIB bertempat di Jl. Raya Pandeglang Labuan tepatnya di sekitar Sub Terminal Mengger Desa Kadumadang Kecamatan Kaduhejo Pandeglang, Rabu, (21/06/2017).

“Telah terjadi penangkapan seorang diduga sebagai Kelompok Jaringan teroris Indonesia oleh Team Densus 88 Anti Teror Mabes Polri,” ujarnya. 

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kronologis kejadian menurut hasil pukbaket petugas dilokasi, terduga teroris tersebut diamankan pada saat menggunakan kendaraan R2 merk Honda Beat Warna Hitam dengan Nopol Dalam Lidik  oleh Team Densus yang pada saat itu menggunakan R2 merk Yamaha Mio Warna Putih Nopol  belum diketahui serta 1 Unit Mobil Mini Bus warna hitam.
pada saat diamankannya terduga Jaringan Teroris tersebut sempat melemparkan Tas Ransel Warna Hitam ke depan Bengkel  Nabel Jaya Motor lalu kemudian terduga diamankan dan dibawa oleh team Densus selanjutnya  dilakukan olah Tkp untuk Pengambilan Barang bukti Tas oleh Team Gegana Brimobda Banten, sekitar Pukul : 22:10 Wib barang bukti tas ransel telah di amankan team Gegana. (Andri) .

Permalink ke Balon Bupati Lebak Sebar Daging Murah
NEWS

Balon Bupati Lebak Sebar Daging Murah

Salah satu kupon Yang akan di sebar Akhmad Jajuli
LEBAK, BANTENDAY.com- H-5 Lebaran Harga daging sapi segar  di pasar Rangkasbitung dan Pasar Malingping berkisar antara Rp 115.000 sampai 120.000 per kilogram satu dua hari menjelang Lebaran diperkirakan harga daging akan meningkat  menjadi Rp 130.000 atau lebih.

Untuk membantu mengurangi beban warga masyarakat Lebak, bakal calon Bupati Akhmad Jajuli menebar daging sapi segar sebamyak 5.000 Kilogram yang akan di sebar di pasar Rangkasbitung  dan Malingping.

Daging yang disebar ini hanya berkisar Rp 95.000 per kilogram berdasarkan Kupon yang diterbitkan oleh  Akhmad Jajuli bekerja sama dengan Srikandi Banten dan salah satu Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dari Jakarta Timur. 

“Selisih antara harga dipasaran dengan harga yang tercantum dalam kupon  berkisar antara Rp 25.000 sampai 35.000 per Kilogram,” ungkap Jajuli kepada Bantenday.com, Rabu, (21/06/2017).

 
Dijelaskan Jajuli, Program ini akan ditingkatkan penyebarannya hingga ke 28 Kecamatan pada Lebaran Idul Fitri tahun ini dan  Lebaran Idul Fitri tahun depan. 

“ Mudah-mudahan bermanfaat untuk warga Lebak dan bisa berlebaran dengan tenang dan nyaman,” harap Bacalon Bupati ini.(LNH) 

Permalink ke Terduga Teroris di Pandeglang Berhasil Ditangkap Densus
NEWS

Terduga Teroris di Pandeglang Berhasil Ditangkap Densus

Densus 88 saat mengamankan terduga teroris

PANDEGLANG, BANTENDAY.com- Baru saja telah terjadi upaya Insiden pengeboman di Daerah Pandeglang sehingga menimbulkan kemacetan sepanjang jalan Pandeglang arah Carita di jalan raya mengger Pandeglang, Selasa,(20/06/2017).

Hingga berita ini diturunkan kejadian sedang berlangsung, beberapa kepolisian dari Resort Pandeglang telah terjun ke lapangan Densus 88 dan Tim Gegana diturunkan.

Menurut salah satu warga Agus pengendara asal Tangerang yang hendak mengantarkan muatannya ke arah Menes menyampaikan melalui pesan whatsappnya, bahwa jalan raya Pandeglang yang menuju arah Labuan kini macet total akibat  dugaan insiden terorisme.

“Bahkan jalan menuju arah Labuan ditutup untuk sementara dan di alihkan ke arah jalan Mandalawangi Carita,” kata agus

Selanjutnya tim gegana kini sedang menjinakan dugaan bom di lokasi kejadian, Dugaan sementara ada sebanyak 3 orang teroris yang telah diburu  oleh kepolisian dan hingga kini 2 orang  terduga teroris telah berhasil dibekukan lantaran terkena timah panas dan dinyatakan meninggal di tempat kejadian. (Andri) 

Permalink ke Kemenag Lebak Resmi Lantik KUA Malingping dan Cigemblong
NEWS

Kemenag Lebak Resmi Lantik KUA Malingping dan Cigemblong

Prosesi saat Pelantikan KUA Malingping dan Cigemblong

LEBAK, BANTENDAY.com- Kementrian Agama Kabupaten Lebak melantik Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Malingping dan Cigemnlong di aula Kemenag Lebak. Selasa, (20/06/2017).

Pelantikan tersebut di hadiri oleh kepala Kasubag,  Kasi agama islam, dan seluruh kepala KUA Kecamatan Se-kabupaten Lebak.

Kasi Bimas pada kantor Kemenag Lebak Haerudin mengatakan, sebelumnya Kepala KUA Kecamatan Malingping  di jabat oleh alm, H.Dudja Djaja Diana di gantikan oleh saudara Hudri dari KUA Kecamatan Cigemblong dan H. Hilmudin menjabat KUA Cigemblong sebelumnya penghulu KUA Banjarsari.

“Pelantikan ini untuk mengisi Kekosangan pada KUA malingping terkait pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu,” kata Harudin

Ditambahkan Haerudin, Pihaknya berharap kepala KUA yang sudah dilantik agar bisa bekerja ikhlas, cerdas, tuntas sesuai dengan aturan dan peraturan serta amanah dan penuh tanggung jawab,” harapnya. (LNH) 

Permalink ke Bupati Buka Puasa Bersama Dengan Pengayuh Becak dan Tukang Ojek
NEWS

Bupati Buka Puasa Bersama Dengan Pengayuh Becak dan Tukang Ojek

LEBAK, BANTENDAY.com- Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya bersama unsur Forum Komunikasi  Pimpinan Daerah (Forkopimda) buka puasa bersama dengan ratusan pengayuh becak dan pengendara ojek di pendopo Kabupaten Lebak, Selasa (20/6/2017). 

Iti  mengatakan,  pihaknya mengadakan buka puasa bersama ini dalam rangka kepedulian dan silaturahmi dengan para tukang becak dan pengendara ojek kegiatan tersebut sudah dilaksanakan setiap tahunnya.

“Tidak ada manusia yang dianggap sempurna dilihat dari pekerjaan, jabatan atau kekayaannya. Namun manusia yang paling mulia disisi Allah adalah orang yang paling bertaqwa diantara kita semua inna akromakum indallahi atqoqum”. ujar Bupati dalam sambutannya. 

“Ini juga dalam rangka untuk berbagai nikmat dan berkah, kepada mereka khususnya para tukang becak dan tukang ojek,”kata Iti

Sementara itu, salah seorang tukang becak, sadeli (45) mengucapkan terima kasih kepada bupati Lebak karena telah diberi kesempatan untuk duduk bersama dan memberikan hidangan buka puasa yang sedikit meringankan bebannya.

“Kami ucapkan banyak terima kasih atas kepedulian ibu bupati kepada kami, “singatnya. (LNH) 

Permalink ke Pemprov Banten Siapkan Pembangunan  Lima Tahun Kedepan
NEWS

Pemprov Banten Siapkan Pembangunan  Lima Tahun Kedepan

Gubernur Banten Wahidin Halim Saat membuka Acara Musrenbang

 

 
Serang- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Banten menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) untuk dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Musrenbang dibuka langsung oleh Gubernur Banten Wahidin Halim, di salah satu Hotel di Serang, Selasa (20/06/2017).
 
Ketua Panitia yang juga Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Banten Ranta Soeharta mengatakan, penyelenggaraan Musrenbang ini merupakan pelaksanaan amanat undang- undang-nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional (SPPN), yang menyatakan bahwa perencanaan pembangunan daerah terdiri dari rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) dan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD). dimana RPJMD merupakan bagian pentahapan pelaksanaan pembangunan lima tahunan yang harus selaras dengan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJDP) tahun 2005 – 2025, RPJMN tahun 2015 – 2019 dan RTRW tahun 2010 – 2030.
 
“RPJMD merupakan dokumen perencanaan pembangunan yang berfungsi untuk mengarahkan pembangunan daerah dalam jangka waktu lima tahun ke depan masa Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih,” kata Sekda.
 
Agenda Musrenbang, kata Sekda, diharapkan dapat menyelaraskan prioritas dan sasaran pembangunan nasional dengan program dan kegiatan prioritas daerah Provinsi Banten serta kabupaten/kota sebagai langkah strategis guna menjawab permasalahan masyarakat.

 ”Kepada seluruh hadirin dan peserta kiranya dapat memberikan masukan, sumbangsih pemikiran, saran, maupun usulan pengayaan data dan informasi sebagai bahan penyusunan dokumen RPJMD Provinsi Banten tahun 2017-2022,” turunya.

“Ada tiga pertanyaan dasar, kemana daerah akan diarahkan pengembangannya dan apa yang hendak dicapai dalam lima tahun mendatang, bagaimana mencapainya serta langkah-langkah strategis apa yang perlu dilakukan agar tujuan tersebut tercapai,” sambung Sekda.

Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak seluruh elemen masyarakat banten untuk menyatukan tekad dan langkah untuk bersama-sama mewujudkan pembangunan banten yang merata.

“Saya ingin membangun pemerintahan untuk rakyat dan dari rakyat. Ayo sama-sama kita membangun banten yang kita cintai,” tegas Gubernur.

Gubernur Wahidin kembali menegaskan kembali program lima tahun kedepan bersama Wakil Gubernur Andika Hazrumi akan menekankan tiga progam prioritas yaitu kesehatan, pendidikan dan infrastruktur.

“Tata kelola pemerintahan, keuangan dan pembangunan aparatur yang bersih dan bertanggung jawab juga menjadi komitmen Gubenrur dan Wakil Gubernur. Maka dari itu saya beraharp seluruh OPD semangat dan sungguh-sungguh dan kembali membangun pemerintahan yang menjadi harapan publik,” kata WH sapaan akrab Wahidin.

Gubernur Wahidin juga berkomitmen bersama KPK untuk memberantas praktik korupsi di lingkungan Pemprov Banten.

 “Kita putus mata rantai korupsi. Jangan sampai ada hari ini dan kedepan mata rantai korupsi itu membuat banten tertinggal,” ujarnya.

“Penegasannya dalam RPJMD saya berharap DPRD memberikan dukungan penuh. Ayo sama-sama kita bangun banten, tidak ada lagi tarik menarik kepentingan antar kepala daerah,” pungkasnya. (LNH) 

Permalink ke Di Tolak Klinik Kartini, Pasien Pengguna BPJS Kecewa 
NEWS

Di Tolak Klinik Kartini, Pasien Pengguna BPJS Kecewa 

           Ilustrasi kartu BPJS kesehatan /net

 

LEBAK, BANTENDAY.com- Perlakuan tak mengenakan dialami, Heni Herliyanti (34) pasien pengguna kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan saat hendak memeriksa kesehatan kandungannya di Klinik Kartini, berlokasi di Rangkasbitung Plaza (Rabinza) No. C11, JL. Hardiwinangun. Ia ditolak untuk dilayani pelayanan kesehatan oleh oknum petugas klinik, karena memeriksakan kandungannya dengan menggunakan kartu BPJS Kesehatan.

“Saya kecewa dengan pelayanan klinik Kartini. Karena ketika saya mau memeriksakan kesehatan kandungan saya menggunakan kartu BPJS, petugas klinik malah menolak. Malah petugas itu bersikap judes kepada pasien sambil berkata ‘apaan ini pake kartu BPJS. Ini dokter spesialis kandungan, masa pake BPJS Kesehatan. Nggak bisa, harus pake umum’,” kata Heni Herliyanti sambil menirukan ucapan oknum petugas Klinik Kartini tersebut, Selasa (20/07/2017).

Pada saat itu, kata dia, oknum petugas Klinik Kartini juga sempat membanting kartu BPJS miliknya. Karena tidak mau berdebat dengan petugas, dirinya pun memilih mendaftarkan pemeriksaan kandungannya tidak menggunakan BPJS Kesehatan, melainkan mendaftar secara umum.

“Dari pada ribut, akhirnya ya terpaksa saya daftar pasien umum, otomatis saya harus bayar,” ujarnya.

Atas kejadian tersebut, pihaknya berharap pihak BPJS segera menegur pihak Klinik Kartini. Sebab, tak seharusnya pihak pelayanan yang diberikan pihak klinik tak seharusnya seperti itu terhadap pasien. Apalagi, dalam kartu BPJS tertera bahwa fakes BPJS miliknya yaitu Klinik Kartini. “Saya tidak puas dengan pelayanan Klinik Kartini,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas kesehatan (Dinkes) Lebak, HM. Sukirman menyesalkan tindakan oknum petugas klinik Kartini yang tidak melayani pasien pengguna BPJS Kesehatan. Pihak BPJS Kesehatan harus segera menindaklanjuti kasus tersebut, karena ini sudah menyangkut pelayanan dasar.

“Seharusnya pasien dilayani, tidak terkecuali pasien yang hendak memeriksakan kandungannya. Apalagi kartu BPJS faskesnya atau kontraktualnya itu dengan klinik Kartini, jadi tak seharusnya pasien tidak dilayani. Bila perlu pihak BPJS mencabut kontrak kerjasama pelayanan kesehatan dengan pihak klini, karena ini sudah menyalahi aturan, jadi harus ada tindakan dari pihak BPJS,” ujarnya.

Terpisah, staf kantor Layanan Operasional KLO BPJS Kesehatan, Kabupaten Lebak berlamat di Jalan Patih Derus No. 14 Rangkasbitung, Titi mengatakan, setiap pasien BPJS wajib dilayani oleh klinik sebagai tempat layanan kesehatan yang tertera dalam kartu BPJS pasien, termasuk jika pasien itu memeriksakan kandungan sekalipun.

“Tidak ada alasan bagi klinik atau tempat pelayanan kesehatan yang ditunjuk dalam kartu BPJS tidak melayani pasien. Kalau pun di klinik itu tidak ada fasilitas yang menunjang, missal untuk pemeriksaan kesehatan kandungan, ya kan bisa dirujuk ke tempat lain oleh klinik itu,” ujarnya.

Disingung tindakan apa yang nanti akan dilakukan oleh pihak BPJS terhadap klinik tersebut, ia mengatakan, jika hal itu nanti kewenangannya ada pada kepala KLO BPJS, karena pihaknya tidak bisa memberikan penjelasan lebih terperinci mengenai hal itu.

 “Kalau soal itu, silahkan saja tanyakan ke kepala. Kebetulan sedang keluar pa kelapanya,” ujarnya.

Sementara, ketika dikonfirmasi terkait persoalan itu, pihak yang bertangungjawab di klinik Kartini tidak ada ditempat.“Pemilik kliniknya sedang tidak ada pa,” ujar petugas jaga di klinik Kartini, Anisa. (LNH) 

Berita Acak