Kategori: BERITA POPULER

Popular

Berita Terbaru

Permalink ke Nuzulul Qur’an di Mesjid Agung Kesultanan Banten, Perda yang Islami Harus Dipertahankan
BERITA POPULER, NEWS

Nuzulul Qur’an di Mesjid Agung Kesultanan Banten, Perda yang Islami Harus Dipertahankan

image

H. Tb. Abbas Wasee (bantenday.com)

SERANG, BANTENDAY.com – Kegiatan Nuzulul Qur’an dilaksanakan Masjid Agung Kesultanan Banten yang di gelar selasa malam. Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al -Quran. Dalam tema perkokoh Kekuatan umat Islam untuk mempertahankan Peraturan Daerah yang Islami di bumi Banten.

“Yang jelas kegiatan Nuzulul Qur’an ini, memang kita sudah lama tidak melakukan kegiatan ini, baru tahun ini kita melakukan kegiatan Nuzulul Qur’an di Mesjid Agung Kesultanan Banten,” kata H. Tb. Abbas Wasee usai kegiatan tersebut, selasa 21 Juni 2016

Kata dia tujuannya kegitan iti untuk memperingati turunnya Al’Qur’an di bulan Ramadhan, serta mempererat dan merekatkan umat Islam, khususnya kepada masyarakat kesultanan yang ada di kompek Mesjid Agung Kesultanan Banten,

Ia juga menyayangkan terkait dengan adanya  isu – isu saat ini yang berkembang di wilayah Banten, dimana Perda kearipan lokal di masyarakat Banten sedang terusik oleh Pemerintah Pusat.

“Kita sebagai umat muslim yang sedang melaksanakan kegiatan ramadhan,  sangat aneh denngan pemerintah pusat. Padahal sudah dari dulu juga itu sudah ada larangan atau anjuran kepada mereka yang punya warung agar tidak membuka warungnya disiang hari secara terbuka,” ungkapnya. 

Menurut  Abbas Wasee,  jika pemerintah pusat memcabut Perda maka yang dikhawatiran,  masyarakat yang mempunyai kearipan lokal di masing – masing daerah khususnya di Daerah Banten, akan melakukan sweping

“saya sangat  khawatir kalau Perda dihapus, seperti misalnya Perda No. II taun 2010, tentang larangan orang berjualan di siang hari pada ramadan justru akan menghilangkan kearifan lokal dan membuat Banten tidak kondusif, ” ungkapnya.

Justu adanya Perda itu mengantisifasi agar masyarakat tidak melakukan kegiatan diluar aturan kepada warung – warung yang buka pada waktu siang hari di bulan puasa. Jadi perda ini cukup arip dan bijaksana, jadijangan sembarangan menghapus Perda.

“Pemerintahan pusat ini sudah salah kaprah kalau mencabut Perda – perda yang mempunyai kearipan lokal apa lagi yang berkenaan dengan umat Islam, kalau soal toleransi, Islam toh lebih toleransi,” ujarnya.

Dirinya pun berharap pada tahun depan kegiatan nuzulur Qur’an di Mesjid Kesultanan Agung Banten ini bisa lebih meriah dan akan mengundang orang – orang yang banyak.

“Bahkan saya berharap kedepan dengan d adakannya kegiatan nuzulul Qur’an di Masjid Agung Kesultanan Banten ini, kita akan mengundang Persiden,” pungkasnya. ( Dedi Supriyadi/A1)

Permalink ke BPOM Nyatakan 5 Jenis Makanan yang Berbahaya Dikonsumsi
BERITA POPULER, NEWS

BPOM Nyatakan 5 Jenis Makanan yang Berbahaya Dikonsumsi

image

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Mohamad Kasuri ( bantenday.com)

SERANG, BANTENDAY.com- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Mohamad Kasuri mengatakan, pihaknya telah melakukan pengujian sempel pada makanan yang ada di Pasar Iduk Rau, Kota Serang, Banten, 20 Juni 2016.

“Pada hari ini Kita telah mengumpulkan 30 sempel makanan untuk dilakukan pengujian, ada 5 makann yang tidak memenuhi syarat artinya tidak aman untuk di konsumsi yaitu yang mengandung formalin pada mie kuning, pengawet borak pada kerupuk kuning, pengawet borak pada kerupuk padang, dan dua sampel makan dari terasi,” kata Mohamad usai melakukan pengujian makanan  di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten.

Kata dia pada tahun ini, makanan yang tidak layak di konsumsi dan obat – obatan yang meracuni, telah mengalami penurunan di bandingkan tahun sebelumnya.

“Dalam pengujian secara keseruruhan pada  tahun 2016 ini mengalami penurunan di bandingkan tahun kemarin,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mohamad menerangkan telah terjadi kemajuan secara prrogresip pada tahu  yang mengunakan  formalin, pada tahun lalu sekitar 70 persen tahu mengandung formalin  di Banten, dan pada tahun ini mengalami penurunan untuk tahu yang berformalin  menjadi 30 persen.

“Kalau untuk di Kota Serang saya belum menemukan tahu yang berformalin, dan kami menemukan tahu yang berformalin itu di kota lain,” ungkapnya.

Sebab itu pihaknya akan melakukan pembinaan dan penyitaan terhadap yang telah menjual makanan yang tidak layak di konsumsi atau tidak aman.

“Kalau untuk masyarakat kecil, kita tidak melakukan proses hukum tapi kita hanya akan melakukan peneguran dan pembinaan dan kita akan mengamankan barang dagangannya,” katanya.

Ia juga menghimbau, apabila masyarakat mengetahui ada yang di curigai pada makanan atau obat – obatan,  agar melapor kepada BPOM atau ke pihak kepolisian.( Dedi Supriyadi/ A1)

Permalink ke KPU Banten Angkat Budaya Lokal Dalam Maskot Pilgub Banten 2017
BERITA POPULER

KPU Banten Angkat Budaya Lokal Dalam Maskot Pilgub Banten 2017

image

Ketua KPU Provinsi Banten, Agus Supriatna ( bantenday.com)

SERANG, BANTENDAY.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Banten saat ini tengah membuat konsep maskot yang menjadi ikon Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten 2017.

Ketua KPU Provinsi Banten, Agus Supriatna menjelaskan, pihaknya tengah membuat desain logo dan gambar-gambar yang digunakan dalam maskot.

“Kami sedang kaji maskot bersama tim pakar. Yaitu Profesor Tihani, DR Mufti Ali dan Tb Abas Wase,” kata Agus ditemui usai kegiatan KPU Provinsi Banten di Le Dian Hotel Serang, 16 Juni 2016

Dijelaskan Agus, para pakar berharap maskot Pilgub Banten 2017, bisa mengangkat budaya lokal, dengan simbol yang mewakili Banten.

“Seperti misalnya Aceh memiliki simbol serambi Mekah di maskotnya. Yogyakarta dengan keratonnya. Kami ingin misanya dengan menara Bantennya,” pungkasny.( Dedi Supriyadi/A1)

Permalink ke Perusahaan Jasa Non Bank Picu Meningkatnya Kriminal?
BERITA POPULER

Perusahaan Jasa Non Bank Picu Meningkatnya Kriminal?

image

Ilustrasi

SERANG, BANTENDAY.com – Maraknya perusahaan pembiayaan keuangan non bank di Banten mendapat sorotan dari Aktivis LSM Gerakan Masyarakat Anti Kriminalitas (GMAKS).

Gmaks meminta kepada para pengusaha yang bergerak dibidang keuangan non bank untuk mengikuti peraturan dan melengkapi perizinannya. Hal ini diungkapkan koordinator pusat GMAKS, Saeful Bahri kepada BANTENDAY.com kamis, 9 Juni 2016.‎

Lebih lanjut Saeful menuding adanya dugaan beberapa perusahaan seperti lesing, koperasi, pembiayaan elektronik, asuransi. Saat ini selalu membuat aturan yang sangat ketat terhadap para konsumen seakan menjerat nasabahnya dalam kemelut utang.

“Para pengusaha industri keuangan non bank yg ada di provinsi Banten seperti lesing, koperasi, pembiayaan elektronik, asuransi dan lainya,  yang tidak memiliki ijin kita laporkan satu persatu mereka selalu membuat aturan kepada masyarakat dengan ketat akan tetapi perizinan mereka dalam melakukan usahanya diduga tidak dilengkapi dengan administrasi serta tidak mengacu pada aturan undang undang Otoritas Jasa Keuangan, yang penting ada bukti setoran cicilan masyarkat bahwa telah terjadi transaksi,” paparnya.

Lebih lanjut Saeful mengungkapkan bahwa tidak sedikit para pengusaha tersebut berbuat semena-mena terhadap konsumen, seperti menyewa pihak ketiga atau preman untuk menagih para konsumen dengan cara intimidasi kriminal murni.

Dengan banyaknya perusahan tersebut kata dia, peran pemerintah untuk tidak mudah memberikan ijin serta melakukan pengecekan terhadap perijinan yang sudah lewat masa nya dan penegak hukum juga sangat diperlukan guna menekan angka kriminalitas di wilayah Banten yang sudah sangat tinggi di rasakan oleh masyarakat.

“Kita berharap kepada stake holder terkait untuk lebih serius memperhatikan perusahaan keuangan non bank dengan mengecek seluruh dokumen perizinan perusahaan dan tidak segan-segan menutup kegiatan mereka jika terbukti dokumen perizinannya, ” ( Kiki Gondrong/A1)

Permalink ke Ditinggal Tarawih, Uang Rp30 Juta Raib Digondol Maling
BERITA POPULER, NEWS, PERISTIWA

Ditinggal Tarawih, Uang Rp30 Juta Raib Digondol Maling

image

Ilustrasi

TANGERANG, BANTENDAY.com Rumah dikawasan Pademangan, Tangerang Banten, Senin malam dibobol maling, pada saat penghuni rumah ditinggal pemiliknya untuk menunaikan shalat Tarawih. Uang Rp30 juta dan empat telepon genggam raib di bawa kabur pencuri.

Berdasarkan informai yang dihimpun pencurian yang diduga berjumlah lebih dari dua orang ini masuk kerumah H. Muslim ketika penghuni rumah melaksanakan shalat tarawih.

Setibanya dirumah korban sontak kaget, setelah mendapati kondisi pintu kamarnya terbuka,  dan terilat bekas  dirusak orang yang tidak dikenal.

” Saat diperiksa empat hand phone dan uang Rp30 juta yang rencannya ke anak yatim piatu ternyata suadah hilang dalam lemari,” ungkap H. Muslim, Senin 6 Juni 2016.

Tidak hanya ruang kamar H. Muslim, pencuri yang diduga lebih dari dua orang  ini juga membobol kamar lainya sehingga isi lemari dalam kondisi berantakan.

” Saya bersama tetangga menemukan obeng dan alat penghancur es baluk tergeletak didalam kamar, ” katanya.

Diduga komplotan pencuri masuk kedalam rumah dengan cara memobol pintu rumah bagian belakang dan kemudian masuk dan membobol kamar.

Atas musibah itu kemudian korban, melaporkan peristiwa pencurian itu ke Mapolsek Pagedangan, Tangerang untuk ditindak lanjuti aparat kepolisian setempat. ( Gus/ A1)

Permalink ke Terlalu ! Matel CSF Ambil Motor di Dalam Rumah Saat Konsumen Tidak Ada
BERITA POPULER, HUKUM & KRIMINAL, NEWS

Terlalu ! Matel CSF Ambil Motor di Dalam Rumah Saat Konsumen Tidak Ada

image

Istimewa/ist

LEBAK, BANTENDAY.com‎ – Ulah debt collector mata elang (Matel) saat ini semakin meresahkan, bukan hanya merampas sepeda motor di jalan, namun kali ini sungguh keterlaluan, seperti layaknya maling dengan mengambil motor di dalam rumah tanpa sepengetahuan konsumen.

Adalah Eman Sukira seorang konsumen sepeda motor Yamaha X-RIDE ber nomor polisi A 3549 SD, warga Desa Leuwidamar Kecamatan Leuwidmar Kabupaten Lebak Provinsi Banten, yang menjadi korban arogansi pihak jasa matel leasing CSF.

Eman menuturkan kejadian  pengambilan secara paksa oleh matel  itu terjadi sekira pukul 12.00 WIB,  Sabtu siang ( 4/6/16). Pada saat itu dia tidak ada dirumah namun matel itu tetap mendatangi rumah korban dengan mengancam melalui pesan singkat.

” Saat itu saya tidak ada dirumah karena sedang mengikuti acara rutin club adventure, tiba tiba saya  menerima pesan singkat yang mengatakan “ apa bila tidak ada yang keluar maka motor akan di bawa karena tidak di kunci stang dan meminta tetangga untuk jadi saksi”. ” kata Eman sambil menunjukan SMS dari matel, Minggu 5 Mei 2016.

Setelah beres kegiatan itu Eman, langsung pulang dan benar saja motor X-Ride miliknya sudah hilang.  Eman semakin kaget  setelah menerima selembar surat dari anaknya yang berumur 10 tahun.

” Saya kaget banget dalam langsung menelpon nomor yang tadi SMS yang mengaku pegawai leasing CSF yang berkantor di Rangkasbitung tapi tidak dapat dihubungi,” ungkapnya.

Dengan kejadian itu kemudian Eman melaporkan hal tersebut ke Polsek Leuwidamar.

” Saya harap pihak berwajib segera melakukan tindakan hukum terhadap matel itu karena sudah merugikan,” haarapnya. ( Kiki Gondrong/A1)

Permalink ke Meski Tanpa Bantuan Pemerintah, Jembatan di Kalanganyar Akhirnya Rampung Juga
BERITA POPULER, NEWS

Meski Tanpa Bantuan Pemerintah, Jembatan di Kalanganyar Akhirnya Rampung Juga

image

Peresmian jembatan (bantenday.com)

LEBAK, BANTENDAY.com – Meski tanpa kepedulian dan bantuan Pemerintah Kabupaten Lebak, semangat sosial dan kepedulian serta gotong royong masyarakat Kampung Gorojog, Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, Lebak cukup tinggi dan tetap semangat. Hal itu dibuktikan dengan telah berhasil dibangunnya jembatan penghubung kampung Gorojog dengan Parakan ( Gorokan), desa setempat tanpa dibantu Pemkab setempat. Camat setempat tidak hadir dalam acara syukuran jembatan tersebut yang hanya diwalili Sekmat setempat.

” Hari minggu kami menggelar syukuran tanda telah selesainya pembangunan jembatan hasil swadaya masyarakat setempat  dengan abggaran sekitar Rp 20 jutaan. Kami merasa bersyukur sekalipun tanpa adanya bantuan dana dari pemerintah daerah, tapi Alhamdulillah pembangunan jembatan ini selesai ” ujar Ibih ketua RW 06, Kampung Gorojog, Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, di sela- sela tasyakuran jembatan Gorokan, Minggu (5/6/2016).

Jembatan Gorokan ini , kata Ibih telah setahun lebih tidak bisa di lalui kendaraan roda empat, karena amblas. Padahal, sambung Ibih, pihaknya telah melaporkan ke pihak Desa,  Kecamatan dan  Kabupaten setempat, namun tidak ada respon yang menggembirakan.

” Ya, kami akhirnya memutuskan untuk membangun secara swadaya, karena jembatan ini sangat dibutuhkan oleh ribuan warga dari desa Karyajaya,Cimarga, Cilangkan dan Pasir Kupa, Kalanganyar menuju Rangkasbitung yang jaraknya hanya sekitar 3 km ke pusat pemerintahan Kabupaten Lebak ini ” Katanya.

Meski demikian, kata Ibih, pihaknya tepat berharap pemerintah kabupaten mau membantu masyarakat kampung Gorojog dan sekitar untuk segera membangun jalanya. Sebab jalan poros desa Pasir Kupa kampung Gorojog ini, kondisinya rusak berat dan sangat mendesak untuk segera mendapat perbaikan.

” Jembatanya dah bagus, tapi jalannya parah masih rusak berat, dan perlu mendapat perbaikan secepatnya. Karena itu kami minta pemerintah kabupaten untuk segera membangun jalan tersebut ”  katanya.

Kades Pasir Kupa Zaenal Abidin mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi bentuk kebersamaan warga kampung Gorojog dalam membangun jembatan yang ambrol itu. Untuk sementara, kata Abidin, pihak desa belum bisa berbuat banyak, karena tidak ada atau dialokasikan dari anggaran dana desa. Namun demikian ,secara pribadi sambung Abidin pihaknya terpaksa harus mengorbankan dana untuk pembelian seragam dirinya.

” karena tak punya dana, saya terpaksa memberikan bantuan alakadarnya untuk pembangunan jembatan tersebut. Itupun mebgorbankan anggaran untuk seragam saya . Tapi itu tidak ada masalah yang terpenting untuk kepentingan masyarakat ” Katanya.

Sementara itu, Sekmat Kalanganyar, Heri Mulyadi mengatakan, pihaknya juga sangat mengapresiasi upaya masyarakat kampung Gorojog, Desa Pasir Kupa ini, Sekalipun tanpa adanya bantuan dari pemerintah , masyarakat tetap mampu dan bisa membangun jembatan tersebut.

” Bukan pemerintah tidak mau membantu, tapi karena pemerintah kabupaten anggarannya  terbatas dan ada skala prioritas. Jadi harus bisa dimaklumi juga ” kilahnya.

Tasyakuran jembatan ini dilakukan pengguntingan pita oleh Sekmat Kalanganyar, Heri Mulyadi, dan diisi oleh tausiyah dari KH Baim Jalaludin. Dan dihadiri oleh tokoh ulama, pemuda dan masyarakat kampung Gorojog dan Parakan Desa Pasir Kupa, Kecamatan Kalanganyar, Lebak. ( Ris/A1)

Permalink ke Sambut Ramadhan, Warga di Tangerang Gelar Karnaval
BERITA POPULER, NEWS, Religi

Sambut Ramadhan, Warga di Tangerang Gelar Karnaval

image

Warga ikuti karnaval sambut ramadhan ( bantenday.com)

TANGERANG, BANTENDAY.com –  Ribuan warga Desa Mekarsari Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang menggelar karnaval megelilingi jalan kampung dan jalan desa hingga jalan nasional, untuk menyambut bulan suci ramadhan.

Warga dari puluhan rukun warga itu
melakukan konvoi setiap tahun  menyambut datangnya bulan suci ramadhan. Warga yang mengukuti pawai tersebut diikuti anak-anak Paud, TK, siswa SD hingga siswa SMA, serta Ibu-ibu Majlis Taklim yang ada diwilayah tersebut.

Menurut Novi peserta karnaval mengaku setiap tahun warga selalu melakukan karnaval menjelang ramadhan.

” Kami setiap tahun, mengikuti karnaval mengelilingi jalan dikawasan desa ini, kami senang bisa siaturhami dengan warga lainya,” kata Novi seorang peserta karnaval.

Ahmad Kasmita tokoh masyarakat setempat mengatakan sebelum acara karnaval itu warga mengadakan perlombaan keagamaan yang rutin dilakukan warga.

Sementara selain karnaval, warga ini membagikan selebaran jadwal buka puasa dan waktu imsak kewarga lainya. ( Gus/A1)

Permalink ke Semrawut dan Mahal , Parkiran Mall Tangcity Dikeluhkan Pengunjung
BERITA POPULER, NEWS

Semrawut dan Mahal , Parkiran Mall Tangcity Dikeluhkan Pengunjung

image

Ilustrasi parkiran semrawut

TANGERANG, BANTENDAY.com – Sejumlah pengunjung mall terlibat adu mulut dengan sesama pengunjung mall lainnya di tempat parkir P3 mall Tangcity, Kelurahan Babakan, Kota Tangerang, Banten. Insiden tersebut lantaran dipicu dari tempat parkiran mall yang semrawut. Pengunjung Mall sangat mengeluhkan pengelolan  parkiran yang mahal dan buruk serta pengunjung sering konflik.

Informasi yang didapat, aksi cekcok mulut,  bermula  setelah kendaraan pengunjung yang akan keluar dari parkiran terhalang oleh kendaraan yang parkir paralel.

” Saya  kecewa terhadap pengelolaan parkir ditempat ini. Pasalanya selain tidak ditata baik juga pengunjung bayar parkir di sini mahal, beda dengan di mall  lainnya,” kata Wulan pemilik konter di mall tersebut, Sabtu 4 Juni 2016.

Wulan pun kemudian menangis sambil minta tolong kepada petugas parkir, agar  petugas membenahi mobil yang terpakir pararel itu tidak menghalangi mobilnya. Sementara mobil yang menghalangi tersebut justru dikunci tangan. Parahnya meski dipanggil ke state informasi, namun pemilik mobil tersebut tidak kunjung datang.

Wulan sebelumnya protes ke petugas parkir karena sulit mengeluarkan  mobil dari tempat parkir tersebut. Namun petugas parkir tidak menghiraukan keluhan Wulan. Akhirnya lebih dari satu jam pemilik kendaraan warnah putih tiba,  Ia langsung maki-maki pemilik mobil tersebut.

Keluhan yang sama dikatakan Sangki, yang mengaku sudah dua jam terhadang mobil avanza warna hitam dengan nomor polisi B1532 WVF asal Ciledug. Sangki bersama istri dengan dua anaknya usai belanja persiapan bulan suci ramadhan, terpaksa menunggu pemilik mobil tersebut.

” Kami sangat kecewa terhadap manajemen parkiran Tangcity selain mahal, juga tidak ada pengawasan sehingga jadi amburadul begini,” keluhnya. ( Gus/ A1)

Berita Acak