BPOM Nyatakan 5 Jenis Makanan yang Berbahaya Dikonsumsi

896 views

image

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Mohamad Kasuri ( bantenday.com)

SERANG, BANTENDAY.com- Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Mohamad Kasuri mengatakan, pihaknya telah melakukan pengujian sempel pada makanan yang ada di Pasar Iduk Rau, Kota Serang, Banten, 20 Juni 2016.

“Pada hari ini Kita telah mengumpulkan 30 sempel makanan untuk dilakukan pengujian, ada 5 makann yang tidak memenuhi syarat artinya tidak aman untuk di konsumsi yaitu yang mengandung formalin pada mie kuning, pengawet borak pada kerupuk kuning, pengawet borak pada kerupuk padang, dan dua sampel makan dari terasi,” kata Mohamad usai melakukan pengujian makanan  di Pasar Induk Rau Kota Serang, Banten.

Kata dia pada tahun ini, makanan yang tidak layak di konsumsi dan obat – obatan yang meracuni, telah mengalami penurunan di bandingkan tahun sebelumnya.

“Dalam pengujian secara keseruruhan pada  tahun 2016 ini mengalami penurunan di bandingkan tahun kemarin,” ungkapnya.

Lebih lanjut Mohamad menerangkan telah terjadi kemajuan secara prrogresip pada tahu  yang mengunakan  formalin, pada tahun lalu sekitar 70 persen tahu mengandung formalin  di Banten, dan pada tahun ini mengalami penurunan untuk tahu yang berformalin  menjadi 30 persen.

“Kalau untuk di Kota Serang saya belum menemukan tahu yang berformalin, dan kami menemukan tahu yang berformalin itu di kota lain,” ungkapnya.

Sebab itu pihaknya akan melakukan pembinaan dan penyitaan terhadap yang telah menjual makanan yang tidak layak di konsumsi atau tidak aman.

“Kalau untuk masyarakat kecil, kita tidak melakukan proses hukum tapi kita hanya akan melakukan peneguran dan pembinaan dan kita akan mengamankan barang dagangannya,” katanya.

Ia juga menghimbau, apabila masyarakat mengetahui ada yang di curigai pada makanan atau obat – obatan,  agar melapor kepada BPOM atau ke pihak kepolisian.( Dedi Supriyadi/ A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry

berbahaya BPOM Konsumsi Makanan Nyatakan 5 Jenis Yang

Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...