BPOM Gerebek Pabrik Makanan Ilegal di Tangerang

1717 views

BPOM gerebek pabrik makanan ilegal (bantenday.com)

TANGERANG, BANTENDAY.com – Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM) Pusat menggerebek sebuah pabrik makanan tanpa izin edar, dikawasan industri Palem manis Kelurahan Gandasari Kecamatan Jatiuwung Kota Tangerang Banten, Kamis 4 Agustus 2016.


Dari lokasi penggerebekan, petugas berhasil menyita sejumlah makanan yang siap edar beserta mesin produksinya, serta mengamankan pemilik pabrik. Petugsa juga meminta keterangan dari sejumlah karyawan yang saat dilakukan penggerebekan sedang bekerja.

Diketahui pabrik makanan itu dibawah bendera PT Tri Anugrah yang memproduksi makanan ringan ilegal dengan sejumlah merek dan jenis makanan. Petugas berhasil mengamankan ribuan kardus makanan ringan yang siap diedarkan. Begitu juga mesin produksi seperti mesin pencampur bahan makanan hingga mesin kemasan. 

Tidak hanya itu petugas juga mengamankan bahan baku makanan yang ada didalam pabrik tersebut, termasuk pemilik pabrik.

Makanan palsu dari pabrik itu dipasarkan di wilayah jakarta hingga ke Sulawesi, Pontianak dan Papua, diduga sudah tersebar dihampir seluruh wilayah Indonesia. Anton Parystio pemilik pabrik kepada petugas mengaku perusahaanya bisa memproduksi dalam sehari sampai 30 set.

” Saya sudah berusaha  mengundang petugas BPOM untuk melakukan pengurusan izin, namun dokumennya masij belum lengkap,” kata Anton.

 Kepala BPOM Pusat Panny Kusumastuti Lukito mengatakan hasil operasi dari pabrik tanpa izin edar serta makanan yang akan didistribusikan ke derah Pontianak sudah disita.

” Izin nomor edarnya yang ads di kemasan makanan ringan fiktip, pabrik ini merupakan jaringan yang sebelumnya digerebek di daerah Surabaya,” katanya.

Kata dia pihaknya saat ini melakukan penyitaan dan proses penyelidikan diduga telah melanggar pasal 142 undang undang nomor 18 Tahub 2012 tentag pangan dan ancaman pidana maksimal 2 tahun dengan denda Rp 4 Miliar. ( Gus/A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...