BPMPPT Lebak Gelar Sosialisasi LKPM Secara Online

577 views

 

Sosialisasi LKPM Secara Online di aula Hotel Mutiara Lebak dihadiri para PMA dan PMDN se-Lebak, Kamis (22/9/2016).

LEBAK, BANTENDAY.com- Badan Penanaman Modal Pelayanan Perijinan Terpadu (BPMPPT) Lebak menggelar sosialisasi dan pembinaan mengenai penanaman modal penggunaan dan tata cara Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara online kepada para pengguna PMA dan PMDN di wilayah setempat. 

Acara sosialisasi tersebut di moderatori oleh Kepala Bidang Datindal BKPMPT Banten, Ihsan Budiantara serta dari BKPM RI, Jayenudin, dilaksanakan di aula Hotel Mutiara Lebak dihadiri para PMA dan PMDN se-Lebak, Kamis (22/9/2016).

Kepala BPMPPT Lebak, H. Hari Setiono, mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mensosialisasikan mengenai penggunaan dan tata cara LKPM  secara online kepada PMA dan PMDN. Selain itu, acara ini juga sebagai sarana pertemuan perangkat daerah bidang peanaman modal dengan para pengusaha, sehingga dapat meningkatkan pemahaman tentang pengendalian pelaksanaan penanaman modal.

Menurutnya, berdasarkan Peraturan daerah (Perda) Nomor 2/2013 tentang pembentukan pembentukan BPMPPT Lebak diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi para calon investor yang berinvestasi di Kabupaten Lebak melalui kemudahan pelayanan perizinan secara cepat, tepat mudan dan transparan, baik biaya maupun lamanya proses perizinan. Hal itu, tentunya juga sesuai dengan visi dan misi BPMPPT Lebak yang teracantum dalam resnstra, yaitu terwujudnya penanaman modal dan perizinan terpadu yang prima guna mendukung pengembangan ekonomi kerakyatan.

“Dari visi tersebut, kami selama lima tahun terakhir ini terus berupaya bisa memberikan pelayanan prima kepada msyarakat, khususnya kepada PMA dan PMDN sesuai tufoksi dan kewenangan untuk mengintegrasikan segenap komponen pembangunan guna mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, sebagaimana visi BPMPPT Lebak, pihaknya berkomitmen untuk mewujudkan kapasitas kelembagaan yang berkualitas, meningkatkan iklim investasi yang kondusif dan berdaya saing, meningkatkan efektivitas perencanaan dan promosi penanaman modal, mewujudkan  sistem informasi data penanaman modal dan perizinan handal.

“Kami (BPMPPT) memiliki tiga dan fungsi di bidang penanaman modal dan menyelenggarakan pelayanan administrasi bidang perizinan secara terpadu dengan prinsip koordinasi, integrasi, sinkroniasi, simplikasi, keamanan dan prinsip koordinasi intergasi, sinkroniasi, simplikasi, keamanan dan kepastian dalam bentuk pemberian legalitas kepada pelaku usaha, baik dalam bentuk perizinan maupun tandatangan tanda daftar usaha,” katanya.

Selain itu, kata dia, menurut UU Nomor 25/2007 tentang penanaman modal dan peraturan Kepala BKPM RI Nomor 17/2015 tentang pedoman tata cara pengendalian pelaksanaan penanaman modal, bahwa setiap penanam modal berkawajiban membuat laporan LKPM.

“LKPM ditunjukan untuk memantau realisasi investasi dan produksi LKPM mencakup kegiatan penanaman modal yang dilakukan perusahaan disetiap lokasi dan bidan usaha investasi, keduali bidang usaha perdagangan. Bagi pengusaha yang melakukan kegiatan penanaman modal di bidang usaha perdagangan, LKPM cukup berdasarkan lokasi yang telah dinyatakan pada izin prinsip,” ujarnya.

Perusahaan yang telah mendapatkan pendaftaran penanaman modal atau izin prinsip atau persetujuan penanaman modal atau izin usaha wajib menyampaikan LKPM secara berkala setiap tahunnya. Selain itu, untuk mengetahui perkembangan realisasi investasi, LKPM bertujuan untuk mengetahui masalah dan hambatan yang dihadapi oleh perusahaan, baik PMA maupun PMDN yang ada di Kabupaten Lebak.

“Alhamdulillah, realisasi investiasi tahun 2016 mencapai Rp 761 miliar, terdiri dari PMA, PMDN dan non fasilitasi. Bila dilihat dari target RPJMD sebesar Rp 1 miliar, maka BPMPPT mencapai target sebesar 76 persen,” ucapnya.( ADV)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...