Biar Mudah Belajar Kitab Kuning, Ponpes Bisa Gunakan Amtsilati

2811 views
image

Iwan Fahlaluddin, Badiklat Kemenag RI

bantenday.com, Lebak – Guna meningkatkan mutu dan kualitas pondok pesantren salafi yang ada di Kabupaten Lebak, pada  Rakerda II FSPP Kabupaten Lebak melalui Kemenag Lebak, mendatangkan narasumber langsung dari Badan Pendidikan dan Latihan (Badiklat) Kementerian Agama pusat.

Asep Sunandar Ketua Pelaksana Rakerda II FSPP, mengatakan pihaknya sengaja mendatangkan narasumber dari Badiklat kemenag pusat.  Karena ada keterkaitan dengan sistem dan cara pengelolaan pesantren salafi, baik itu yang sifatnya manajemen ataupun pembelajaran.

“Ya, tentunya kita berharap melalui rakerda dalam penyuguhan materi yang diberikan narasumber nantinya akan membawa dan meningkatkan pengetahuan para pengelola pasantren salafi itu sendiri,” Katanya di sela sela kegiatan Rakerda FSPP di aula hotel Mutiara, Kecamatan Kalanganyar, Kamis,17 Maret 2016

Sementara itu, Iwan Fahlaluddin dari Badiklat Kemenag Pusat mengatakan, untuk meningkatkan kualitas pondok pesantren salafi, sebaiknya para pengelola ponpes salafi bisa memperhatikan dua aspek, yaitu aspek manajemen dan pembelajaran. Khusus aspek pembelajaran, sambung Iwan, pihak pengelola juga harus memperhatikan lima point, yaitu motivasi belajar, penguasaan materi, metode, media dan evaluasi. Selain itu, lanjut Iwan, pihak pengelola ponpes salafi juga harus berfikir bagaimana caranya meningkatkan kualitas santri yang dididiknya menjadi santri yang berkualitas.

“Salah satu contoh dalam pembacaan kitab kuning, yaitu para pengelola bisa menggunakan motede amtsilati, yaitu berupa metode cara cepat membaca kitab kuning tersebut.” katanya. (dee/a1)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...