Bencana di Lebak Mendapat Perhatian DWP Kemendikbud RI

3893 views


LEBAK,- Cuaca Ekstrim akhir-akhir ini menyebabkan bencana banjir dan longsor yang menimpa sebagian masyarakat Lebak hingga tergenangnya ribuan dan rusaknya ratusan rumah. Hal tersebut mendapat perhatian dari Dharma Wanita Persatuan Kemetrian Pendidikan dan Kebudayaan (DWP Kemendikbud) RI.

Bupati Lebak Hj. Iti Octavia jayabaya mengapresiasi kepedulian DWP Kemendikbud terhadap bencana yang sedang terjadi di lebak dan membuka pintu selebar-lebarnya untuk para pihak yang ingin membantu korban bencana yang ada di Kabupaten Lebak.

“Kami menyambut baik kedatangan rombongan DWP Kemendikbud dan rasa kepeduliannya terhadap masyarakat di kabupaten lebak, semoga kita bersama-sama dapat meringankan beban para korban bencana dan semoga mereka diberi ketabahan dalam menghadapi ujian ini,” ungkapnya saat menyambut pengurus DWP Kemendikbud RI di Pendopo Bupati Lebak, Banten, Kamis (23/2/2017)

Pengurus DWP Kemendikbud mengunjungi lokasi bencana, didampingi Ketua DWP Kabupaten Lebak, Hj. Eti Dede Jaelani dan ketua DWP Cabang Dinas Pendidikan Kabupaten Hj. Tineke Wawan Ruswandi menuju kali Ciujung di kampung Gagambiran Desa Muara Dua Kec Cikulur Lebak Banten. Di daerah tersebut terdapat 12 rumah yang rusak parah akibat longsor.

Dalam kunjungannya, DPW Kemendikbud RI Menyerahkan bantuan berupa pakaian, selimut, bahan makanan dan obat-obatan bagi masyarakat yang terkena dampak bencana.

Ketua DWP Kemendikbud RI, Budiarti Didiek mengatakan perlu adanya penyediaan lahan hunian yang aman bagi masyarakat yang tinggal di bantaran kali, untuk itu pihaknya berharap agar Pemerintah Daerah membuat peraturan dan larangan tegas agar masyarakatnya tidak tinggal dibantaran kali.

“Saya berharap agar Pemerintah segera mengeluarkan himbauan atau larangan agar masyarakat tidak tinggal dibantaran kali, hal itu perlu untuk keamanan warga itu sendiri” Ujar Budiarti.

Sementara itu, Ketua DWP Kabupaten Lebak, Hj. Eti Dede Jaelani, kepada wartawan mengatakan bahwa bantuan yang disalurkan sangat berarti bagi masyarakat yang terkena dampak bencana, namun menurutnya tidak kalah pentingnya untuk memberikan bantuan konseling bagi anak-anak yang tinggal ditempat-tempat penampungan.
Psikologis anak akan terganggu karena selama berminggu-minggu mereka tinggal ditempat penampungan, untuk itu kami mengajak masyarat untuk peduli terhadap masalah tersbeut.” Pungkasnya. (Ki)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...