Belum Terbukti Mencuri, Dua Pemuda di Lebak Di Duga Dipaksakan Masuk Rutan Oleh Penyidik Polsek Cibadak

1570 views

​Poto : dua tersangka bersama orangtuanya yang di dakwa mencuri selepas dari rutan rangkasbitung,Lebak- Banten. D ruang LBH Jatramada Jimy Group.

LEBAK- BANTENDAY.com

Kasus dugaan pencurian mesin air jenis jetpum di kampung Kaloncing, Desa Kaduagung Tengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak Banten bulan pebuari 2017 lalu, dengan terduga sebagai tersangka Ade Saepuloh dan Eli Sundari, hingga kini masih dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Rangkasbitung, belum terungkap dan terbukti secara sah bahwa dua orang pemuda tersebut di jadikan tersangka sebagai pelaku pencurian, hal itu di katakan kuasa hukum terdakwa kepada bantenday.com 12 Juli 2017 .

Menurut Kuasa Hukum terdakwa, Jimy Siregar SH dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jatramada Lebak mengatakan ada kejanggalan dalam penanganan perkara tersebut yang di lakykan oleh Polsek Cibadak, di mana saksi dan barang bukti yang di sangkakan kepada terdakwa telah melanggar pasal 363 KUHP itu tidak cukup kuat, bahkan para saksi baik pemilik jetpum maupun dua orang lainya yang di hadirkan pihak polisi mengaku tidak melihat dan menyaksikan pencurian yang dilakukan tersangka/terdakwa.

“Begitu juga barang bukti yang di tetapkan oleh tim penyidik, diantaranya Gunting besi dan Pahat itu tidak cukup kuat untuk di jadikan sebagai barang bukti”.

Mengingat berdasarkan keterangan saksi Bisri , Ketua RT setempat dan Pemilik Gunting Besi bahwa barang tersebut tidak pernah di pinjam oleh tersangka atau terdakwa, dimana gunting besi pada saat kejadian sedang di pake kerja di Sajira oleh pemiliknya dan saat di lakukan penyitaan, barang bukti tersebut berada di Sajira bukan di Tempat Kejadian Perkara (TKP) ungkap Jimy.

Lebih lanjut, Jimy menuding penyidik Polsek Cibadak tidak profesional dalam nelakukan penanganan kasus pencurian ini dan terkesan sangat di paksakan, sehingga orang yang tidak berbuat melakukan pencurian di paksa harus mendekam dalam penjara Rumah Tahanan Rangkasbitung.

Ini kasus terkesan di paksakan, barang bukti dan saksi tidak menguatkan bahwa dua orang itu sebagai pelaku,masa penahanan tersangka atau terdakwa sudah habis sehingga pihak Rumah Tahanan (Rutan) Rangkasbitung telah mengeluarkan dua orang tersebut.

“Tersangka atau terdakwa sudah habis masa tahananya sehingga pihak Rutan membebaskanya tadi pagi, namun proses persidangan masih tetap berjalan di Pengadilan Negeri Rangkasbitung”,jelasnya.( K1 )

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Comments are closed.