Bapenda Lebak Sebut Pendapatan Pajak Capai Rp 12,7 Miliar Triwulan I

432 views

Ilustrasi/net
LEBAK-BANTENDAY.com- Pendapatan pajak daerah yang dihasilkan dari sebelas jenis pajak di Kabupaten Lebak mencapai target sebesar Rp 12,7 miliar atau 22,2 persen pada triwulan pertama tahun 2017 dari total target sebesar Rp 57,2 miliar. Hal itu disampaikan, Kepala Badan pendapatan daerah (Bapenda) Lebak, Sofiyan, Rabu (26/7/2017).
 

“Alhamdulihan. pada triwulan pertama ini, capaian pajak daerah sudah mencapai 22,2 persen dari target yang ditetapkan. Bahkan, kita optimistis nantinya bisa melebihi target,” katanya.

 
Ia menjelaskan, pendapatan pajak daerah tersebut dihasilkan dari sebelas jenis pajak, antara lain pajak hotel, restoran, hiburan, reklame, penerangan jalan, mineral bukan logam, parkir, air tanah, sarang burung walet, bea perolehan hak tanah dan bangunan, serta pajak bumi dan bangunan (PBB).

 
“Di tahun 2016, tepatnya disetiap triwulan, capaian pajak selalu tercapai. Artinya dari tahun ke tahun target pendapatan pajak memang selalu tercapai,” katanya.

 
Meski target pendapatan pajak selalu tercapai, lanjut dia, pihaknya tentu tidak langsung merasa puas. Pihaknya akan terus berupaya semaksimal mungkin meningkatkan pendapatan pajak daerah, agar di triwulan pertama hingga ketiga, capaian pajak daerah kembali tercapai seperti ditahun sebelumnya.

 
“Kami akan terus berupaya agar setiap triwulan pajak daerah selalu mencapai target. Sehingga, diakhir tahun ini semua pajak daerah yang telah ditargetkan sebesar Rp 57,7 miliar, capainnya bisa terselesaikan dan bahkan melebihi target,” katanya.

 
Ia mengatakan, agar kesadaran masyarakat membayar pajak semakin meningkat, maka pihaknya pun tak bosan-bosan mensosialisasikan kesadaran akan kewajibannya membayar pajak kepada masyarakat. Dalam sosialisasi yang dilakukan, pihaknya menekankan kepada masyarakat akan pemahaman pajak yang dibayarkannya selama ini merupakan untuk kemajuan pembangunan daerah yang dampaknya bisa dirasakan oleh masyarakat.

 
“Kunci pembangunan adalah pendapatan daerah. Pemerintah tidak bisa berbuat banyak dalam belanja daerah, jika tidak memiliki pendapatan daerah yang ideal. Ibarat rumah tangga, suami bertugas mencari pendapatan dan istri bertugas mengelola belanja sebaik-baiknya. Sehingga kita terus mendorong agar masyarakat wajib pajak taat membayar pajak. Karena, membayar pajak bukan sebatas tangungjawab, melainkan rasa kecintaan terhadap Lebak demi kebaikan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.(red)
 
 
 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...