Bapenda Lebak Bidik Pajak Minerba dan Homestay

14154 views

Ilustrasi/net

 
LEBAK,BANTENDAY.com- Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lebak, membidik para pengusaha yang bergerak dibidang mineral batuan bulan logam (minerba) serta homestay yang ada diwilayahnnya. Upaya itu dilakukan, karena pemasukan pajak kedua sektor tersebut dinilai masih minim, sehingga perlu sosialisasi agar para pelaku usaha itu sadar dan taat membayar pajak.
 
Kepala Sub Bidang (Kasub) Pembukuan dan Pelaporan Bapenda Lebak, Elis Purniawati mengatakan, sejauh ini kesadaran membayar pajak pengusaha dibidang minerba dan homestay masih cukup rendah. Padahal, jumlah usaha dibidang minerba dan home stay, khususnya di wilayah Banten selatan cukup banyak, yaitu di kecamatan Malingping dan Bayah.
 
“Kesadaraan membayar pajak pengusaha minerba dan homestay masih cukup rendah. Sehingga, kami perlu lebih ekstra dalam melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada mereka agar paham dan sadar membayar pajak,” katanya, Rabu(26/7/2017).
 
Menurut dia, banyaknya pengusaha minerba dan homestay merupakan potensi dalam pemasukan pajak daerah. Sebagai upaya untuk meningkatkan pendkaatan pajak daerah dua sektor usaha tersebut, pihaknya saat ini melakukan upaya pendekatan dengan mendatangi para pengusaha minerba dan homestay mensosialisasikan akan kewajiban membayar pajak.
 
“Dalam sosialisasi itu, mereka diberikan pemahaman mengenai pentingnya membayar pajak. Upaya sosialisasi akan terus dilakukan sampai mereka benar-benar paham dan sadar membayar pajak. Memang mereka kebanyakan tidak paham akan membayar pajak. Makannya, kita tida akan bosan-bosan melakukan sosialisasi,” ujarnya.
 
Kepala Bapenda, H. Hari Setiono, S.si, Msi menambahkan, pendekatan dan sosialisasi pajak kepada pengusaha minerba dan homestay merupakan salah satu target upaya pihaknya meningkatkan capaian pendapatan pajak daerah.

“Kami ingin semua pihak di Lebak, khususnya para pengusaha minerba maupun homestay bisa mengikuti pengusaha dibidang lain yang telah memiliki kesadaran tinggi untuk membayar pajak daerah,” ujarnya.(red)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
1
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...