Banten Butuh Cagub Alternatif Yang Bukan Bagian Dari Para Dinasti

2200 views
image

Muhamad Hudri Sekjen DPD KNPI Lebak

Bantenday.com, Lebak –  Sekretaris DPD KNPI Lebak, Muhamad Hudri mengatakan, saat ini Banten memerlukan sosok alternatif yang bukan dari bagian dinasti kekuasan yang korup.

Sejumlah bakal calon gubernur Banten yang sudah mengenalkan diri dimasyarakat ataupun calon yang sedang berusaha mencari partai pengusung sebagai perahu menuju pencalonan saat ini merupakan bagaian dari dinasti kekuasaan di Banten yang sudah terbukti korup, sejak era gubernur Banten, Atut Chosiah.

” Para calon gubernur yang muncul saat ini adalah bagian dari dinasti yang korup itu, jadi jika ingin maju, Banten harus punya calon alternatif yang tidak pernah ada ikatan dengan dinasti sebelumnya ataupun bukan sebagai kroni-korninya yang memang sudah terbukti korup,” ungkap Hudri di Rangkasbitung, Jumat 15 April 2016.

Para calon gubernur yang berambisi jadi pemimpin di Banten ini kata dia, adalah muka-muka lama, yang memang punyai hubungan dengan dinasti kekuasaan sebelumnya.

” Kita berdemokrasi tapi demokrasi kita adalah demokrasi Pancasila,  memangyang tidak bisa dipungkiri bahwa demokrasi memberikan hak yang sama pada setiap orang, termasuk keinginan menjadi gubernur Banten. Dialam demokrasi ini berbicara banyaknya suara karena dilalukan pemilihan langsung, namun suara terbanyak belum tentu yang terbaik, sebab pemilihan langsung dikita masih adannya politik transaksional sementara mayoirtas pemilihnya adalah pemilih tradisional,” paparnya.

Namun meskipun begitu lanjut Hudri setidaknya warga Banten harus terus berusaha agar hasil dari pesta demokrasi itu menghailkan pemimpin yang terbaik.

” Salah satunya itu tadi Banten memerlukan pemimpin alternatif yang bukan bagian ataupun pernah ada hubunganya dengan dinasti -dinasti yang ada di Banten,” ungkapnya.

Masih kata Hudri, betul memang tidak ada larangan bagi siapapun mencalonkan diri, namun sesungguhnya dinasti itu akan berbenturan didalam demokrasi.

” Betapa tidak, dinasti akan menutup keran demokrasi, sebab yang berkuasa danpunya kebijakan  itu adalah anaknya, bapaknya, keponakanya kakanya, adiknya, lantas mana kesempatan buat warga Banten yang murni ingin membangun Banten bukan untuk melanggengkan kekuasaan dengan serakah,”tukasnya.(ikna/ase/a1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...