Atiang Bos Toko Tiga Pendekar Diperiksa Polisi

2028 views

Ilustrasi

LEBAK,BANTENDAY.com– 

Tim penyidik aparat kepolisian resort (Polres) Lebak akhirnya memeriksa pemilik agen petasan toko Tiga Pendekar Dario alias Atiang. Ia diperiksa sebagai saksi selaku terlapor atas kasus dugaan penghinaan dan intimidasi terhadap 

profesi wartawan yang dilaporkan wartawan beberapa waktu lalu.


 

”Benar, pihak terlapor sudah kami panggil untuk dimintai keterangan. Sejauh ini, status pemanggilan terlapor masih sebagai saksi,” kata penyidik yang menangani kasus tersebut, Danang, Senin (18/7/2016).

 

Menurutnya, sejauh ini pihaknya masih fokus mengumpulkan keterangan dari para saksi, termasuk pihak terlapor. Pihaknya juga sudah menyita alat bukti dari pihak pelapor berupa handpone (HP) yang berisi Short Masage Servis (SMS) ancaman dari pihak terlapor yang menyasar pada pihak pelapor. Barang bukti HpP itu disita sebagai alat bukti untuk proses penyelidikan yang dilakukan pihaknya.

 

“Saksi-saksi sudah kami panggil, termasuk alat bukti SMS dalam HP pelapor sudah kami amankan sebagai alat bukti,” katanya.

 

Sementara, Eka Gunawan wartawan media online selaku pelapor dalam kasus tersebut mengaku sudah memberikan keterangan kepada pihak kepolisian atas laporannya tersebut. Bahkan, ia sudah memberikan alat bukti berupa HP yang berisi SMS yang bernada ancaman dari pihak terlapor yang menyasar ke HP miliknya tersebut.

Ia berharap, polisi bisa mengusut tuntas kasus tersebut, sebab tindakan pelapor dinilaitelah melecehkan profesi wartawan dan membuat kinerja wartawan tidak nyaman karena diduga telah melakukan intimidasi melalui pesan singkat dari terlapor yang nyasar ke ponsel kepada dirinya.

 

“Saya berharap ini menjadi pelajaran bagi kita semua, bahwa profesi kita sebagai wartawan sudah dilindungi
oleh UU sehingga tidak sembarangan orang bisa mengancam dan melecehkan profesi wartawan,”
ujarnya.

 

Ia menjelaskan, dalam kasus ini pihaknya sudah secara resmi melaporkan  pemilik toko tiga pendekar Dario alias Atiang dengan surat laporan polisi nomor : LP/114/VI/2016/BTN/Res Lebak, tanggal 13 Juni 2016 atas dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan terhadap profesi wartawan, sebagaimana pasal UU pasal 310 KUHP tentang tindak pidana penghinaan dan pengancaman serta pencemaran nama baik. Menurutnya, terlapor dianggap telah mengintimidasi serta melecehkan profesi wartawan.

 

“Jadi pasal yang disangkakan kepada pihak terlapor, yaitu pasal 310 KUHP tentang pencemaran nama baik dan penghinaan,” katanya. (Aton/A2)

 

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...