Aktivis Ganespa di Tangsel Gelar Unjuk Rasa, Soal Apa?

330 views

Aktivis lingkungan hidup yang tergabung dalam OKP Ganespa menggelar aksi unjuk rasa (Unras) dalam akinya pengunjuk rasa protes lantaran PT. Cinere Serpong Jaya (CSJ) di duga telah mengambil lahan garis sepadan Situ Sasak, aksi tersebut dilakukan di depan Gedung Balaikota Tangerang Selatan, Kamis, (8/2/2018). (Foto : Bantenday.com)

 

TANGSEL, BANTENDAY.com –  Aktivis lingkungan hidup yang tergabung dalam OKP Ganespa menggelar aksi unjuk rasa (Unras) dalam akinya pengunjuk rasa protes lantaran PT. Cinere Serpong Jaya (CSJ) di duga telah mengambil lahan garis sepadan Situ Sasak, aksi tersebut dilakukan di depan Gedung Balaikota Tangerang Selatan, Kamis, (8/2/2018).

Pantauan bantenday.com Unjuk rasa yang dimulai pukul 10.00 WIB merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya yang digelar di lokasi proyek pembangunan trase JORR Serpong-Cinere di Jalan Raya Padjajaran, Pamulang.

Dalam aksinya Para aktivis protes lantaran PT Cinere Serpong Jaya (CSJ) telah mengambil lahan garis sepadan Situ Sasak.

“Ini aksi kedua, tapi terlihat tidak ada niat baik dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan dan tidak punya itikad baik untuk melestarikan lingkungan,” kata Nurcholis Hafiz, koordinator aksi dalam orasinya.

Pria yang akrab disapa Fidon mengatakan,  PT. CSJ diduga belum mengantongi izin dan rekomendasi analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal). Kepastian itu diketahui setelah Ganespa berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane yang berada dibawah naungan Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat.

Ia melanjutkan, penggotongan keranda mayat ke gedung Balaikota Tangsel sebagai wujud matinya kewibawaan pemerintah daerah setempat. Pemerintah Kota Tangsel yang punya mandat melakukan pengawasan dianggap abai terhadap rusaknya ekosistem lahan konservasi dan daerah resapan air di Situ Sasak.

“Go green itu bohongan, cuma omong kosong,seremonial doang ” teriak Fidon dalam orasinya.

Aksi tersebut semula tertib namun menjelang siang salah satu petugas Satpam PP berusaha ingin merebut keranda yang dibawa pengunjuk rasa  sempat ricuh akibat perebutan serta  saling dorong dengan personel Satpol PP setempat.

Namun setelah berhasil meditasi perwakilan para aktivis diterima oleh Suharno, Staff Ahli Pemkot Tangsel. Pejabat bekas Kepala Dinas Kesehatan itu mengaku bersedia menampung aspirasi Ganespa untuk selanjutnya disampaikan ke kepala daerah. “Harus kami catat dulu apa-apa saja point yang disampaikan,” ujar  Suharno. (PUR)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Comments are closed.