Akhir 2016 BPBD Akan Bentuk 32 Desa Tangguh Di Banten  

1477 views

image

Kepala BPBD Banten, Sumawijaya didampingi Kasie Pencegahan dan Mitigasi pada Bidang Pencegahan BPBD Provinsi Banten, Uus Kuswoyo

Bantenday.com,SERANG-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, akan membentuk sebanyak 32 desa tangguh dari seluruh desa rawan bencana di Banten. Hal itu guna menciptakan desa mandiri yang mampu mengatasi dan mencegah terjadinya bencana di wilayah masing-masing.

Kepala BPBD Provinsi Banten, Sumawijaya mengatakan, dengan dibentuknya desa tangguh, nantinya daerah tersebut dapat melakukan penanganan terhadap terjadinya bencana. Selain itu juga, desa tangguh dapat mengantisipasi dan mengatasi terjadinya bencana.

“Jadi, dengan adanya desa tangguh, diharapkan dapat meminimalisir dan mengurangi terjadinya bencana. Sebab, ketika sudah dibentuk masyarakat bisa mengantisipasi dengan berupaya melakukan pencegahan terhadap bencana,” katanya usai membuka kegiatan pembentukan Desa Tangguh di Hotel Wira Carita Kabupaten Pandeglang, (19/04/16).

Senada dikatakan Kasie Pencegahan dan Mitigasi pada Bidang Pencegahan BPBD Provinsi Banten, Uus Kuswoyo. Hingga akhir tahun 2016, pihaknya akan menargetkan membentuk sebanyak 32 Desa Tangguh di Banten.

“Tahun ini rencananya akan dibentuk sebanyak delapan desa tangguh lagi, sehingga secara keseluruhan total desa tangguh yang terbentuk sebanyak 32 desa,” ungkapnya.

Uus merencanakan, lima tahun mendatang, jumlah desa tangguh yang ada di Banten, mencapai 500 desa. Dengan begitu, penanganan dan antisispasi bencana akan menjadi lebih baik.

 “Kalau bencananya sudah ditangani dengan baik, maka semua pembangunan pun akan berjalan lacar,” katanya.

Uus berharap, Nantinya, peserta yang mengikuti kegiatan desa tangguh tersebut, diharapkan dapat memberikan pemahaman terhadap masyarakat lainnya dalam upaya pencegahan bencana, salah satunya dengan menjaga kelestarian hutan dan lingkungan.

Uus mengungkapkan, selain membentuk desa tangguh, pihaknya juga membentuk satgas tanggap bencana di sejumlah Kecamatan rawan bencana. “Dengan dibentuknya desa tangguh dan satgas tanggap bencana, maka penanganan terjadinya bencana, dapat dilakukan secara cepat,” katanya.(dede/a1)

 

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...