​Tak  Mau Berpolemik Soal Pemecatan, Subadri Pilih Fokus Lakukan Ikhtiar Politik

399 views

Subadri Usuludin

SERANG,BANTENDAY.com- Ketua DPRD Kota Serang sekaligus Wakil Ketua Harian DPD Partai Golkar Kota Serang, Subadri Usuludin, tidak mau terjebak dengan polemik terkait usulan pemecatan dirinya dari Partai Golkar oleh pengurus DPD Partai Golkar Kota Serang.  Ia memilih untuk fokus melakukan ikhtiar politik melalui komunikasi yang intensif dengan sejumlah partai dan bakal calon guna mematangkan persiapan untuk bertarung di Pilkada Kota Serang 2018.

“Saat ini saya tengah fokus melakukan ikhtiar politik. Saya bersama Partai Persatuan Pembangunan (PPP) serta tim sedang  melakukan komunikasi politik secara intensif  dengan sejumlah partai dan juga bakal calon lain guna berkoalisi untuk maju di Pilkada Kota Serang 2018. Target saya, harus memenangkan Pilkada Kota Serang,” ujar Subadri, bakal calon wali kota Serang yang diusung oleh PPP tersebut, di Serang,  Rabu (04/10/2017).

Subadri mengatakan, langkah politik yang dilakukannya dilatarbelakangi oleh keprihatinan akan kondisi Kota Serang saat ini. Tekadnya untuk maju di Pilkada Kota Serang karena didorong oleh misinya untuk memajukan Kota Serang sama seperti kabupaten/kota lain di Banten.

“Keinginan saya hanya untuk memajukan Kota Serang sama seperti kabupaten/kota lain di Banten yang sudah maju. Terus terang saya prihatin dengan kondisi Kota Serang sebagai ibu kota Provinsi Banten saat ini,” ujarnya.

Menurut Subadri, untuk membangun Kota Serang lebih maju dan sejahtera, perlu kebersamaan. Karena itu, kata Subadri, pihaknya selalu menjaga hubungan yang baik dengan semua bakal calon yang ada.

“Selama ini saya selalu menjaga komunikasi yang baik dengan semua bakal calon yang ada. Bahkan, ketika DPP Partai Golkar menetapkan Ibu  Vera Nurlaela Jaman menjadi bakal calon Wali Kota Serang, saya mengucapkan selamat.  Tidak hanya itu, dengan semua partai politik juga,  saya tetap menjaga hubungan baik. Saya menginginkan, iklim kompetisi di Pilkada Kota Serang 2018 berjalan kondusif,” ujarnya.

Terkait usulan pemecatan dirinya dari Partai Golkar oleh DPD Golkar Kota Serang, Subadri mengatakan, pihaknya menyerahkan sepenuhnya ke Partai Golkar.

“Saya siap menerima risiko apa pun dari Partai Golkar. Usulan pemecatan itu, tentu melalui mekanisme dan aturan yang berlaku di internal Partai Golkar. Usulan dari DPD Golkar Kota Serang diajukan ke DPD Golkar Provinsi Banten, selanjutnya akan diteruskan ke DPP Partai Golkar. Dan perlu diingat, semua yang berikhtiar maju di Pilkada Kota Serang masih berstatus bakal calon belum menjadi calon. Karena itu, kalau saya diminta mengundurkan diri, pada saatnya saya akan mengundurkan diri baik dari kader Partai Golkar maupun Ketua DPRD Kota Serang,  yakni ketika resmi ditetapkan menjadi calon perserta Pilkada Kota Serang 2018 oleh KPU,” ujarnya.

Subadri mengatakan, pihaknya tidak perlu membeberkan seberapa besar kontribusinya untuk membesarkan Partai Golkar di Kota Serang. Ia meyakini, semua kader Partai Golkar di Kota Serang memahami bagaimana jalannya proses penjaringan bakal calon yang telah terjadi di internal Partai Golkar di Kota Serang dan seberapa besar kontribusi dari masing-masing kader untuk membesarkan Partai Golkar di Kota Serang.

“Sekali lagi, saya tidak mau terjebak dalam polemik. Saya serahkan semuanya ke Partai Golkar. Saya ingin menggunakan cara yang benar untuk maju di Pilkada Kota Serang. Saat ini, saya sedang fokus untuk melakukan komunikasi politik dengan sejumlah partai politik dan bakal calon lain. Mudah-mudahan dalam waktu tidak terlalu lama saya akan mengumumkan calon wakil dan partai koalisi. Selanjutnya, saya akan bekerja keras untuk memenangkan Pilkada Kota Serang,” ujar Subadri.  (A1)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Penulis: 
author

Isi dengan Komentar anda...