​MPI Minta KNPI Banten Kubu Ali Hanafiah Pecat Pengurus Pembelot

1075 views


SERANG,BANTENDAY.com – Majelis Pemuda Indonesia (MPI), meminta agar Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Banten kubu Ali Hanafiah memecat Ketua dan Sekjend DPD KNPI Kota Cilegon, karena dianggap telah membelot dengan mengikuti Musyawarah Daerah (Musda) KNPI kubu Tanto W Arban, di Tangerang, Senin (22/05).

Ketua MPI, Khaerul Umam mengatakan, dirinya mendapat informasi dan bukti bahwa Ketua bersama Sekjend DPD KNPI Kota Cilegon telah membelot. Untuk itu, ia meminta agar Ketua KNPI Banten Ali Hanafiah, segera melakukan pemecatan.

“Saya meminta agar KNPI Secepatnya memecat Ketua dan Sekjend DPD KNPI Kota Cilegon, karena telah membelot dengan hadir pada Musda Tanto di Tangerang,” katanya, Senin (22/05).

Menurut Umam, hal tersebut terbukti dengan adanya foto oknum Ketua DPD KNPI Kota Cilegon pada acara Musda yang dianggap illegal. Oknum tersebut diangkat dan diberikan Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani Ali Hanafiah, dan Sekretarisnya Deden M Fatih.

“Masa Ketua KNPI Banten Ali yang memberi SK, tapi hadir di Musda kubu sebelah. Ini kan lucu,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua OKP Pemuda Alwashliyah Banten yang juga pengurus DPD KNPI Banten, M Iqbal mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti permintaan Ketua MPI, dengan memanggil dan mengganti jabatan Ketua KNPI Cilegon.

“Kami akan tindaklanjuti hal ini dengan segera mencari penggantinya sesuai dengan aturan organisasi,” tegasnya.

Selain itu, Iqbal juga mempertanyakan ketidaknetralan Pemerintah Provinsi Banten yang dalam hal ini Dinas Pemudaz dan Olahraga (Dispora), karena dianggap telah memihak dan memecah belah pemuda, dengan hadir bahkan diduga telah mendanai Musda melalui kegiatan dispora.

“Seharusnya pemerintah bersikap netral, bukan malah menganggarkan kegiatan untuk memfasilitasi Musda KNPI kubu sebelah,” katanya.

Dugaan tersebut, lanjut Iqbal karena Musda KNPI kubu Tanto W Arban, disisipkan dalam kegiatan Silaturahmi Pemuda Daerah. Menurutnya, meski Kadispora beralasan apapun, banyak bukti menunjukan bahwa dugaan tersebut terindikasi benar.

“Kalau kebetulan, kenapa bias hadir dan dikalungkan bunga, juga berada dalam ruangan yang sama. Ini perlu ada klarifikasi dari Kadispora,” ungkapnya.(dnr)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...