​Ketua Tim Pemenangan Rano-Embay: Jangan Ulang Korupsi di Banten

453 views

Ilustrasi

TANGERANG, BANTENDAY.com- Menyambut Hari Anti Korupsi Internasional 9 Desember, Ketua Tim Pemenangan Rano Embay dari PDI Perjuangan Mayjen TNI (Pur) TB Hasanudin masih menyingung pernyataan panas Ketua KPK Agus Rahardjo beberapa waktu lalu. TB Hasanudin sepenuhnya mendukung pernyataan KPK yang meminta masyarakat untuk betul-betul berhati-hati terhadap kandidat yang memiliki kaitan erat dengan politik dinasti.
Ia menilai kasus Cimahi baru-baru ini dan sebelumnya di Banten yang melibatkan keluarga besar Ratu Atut Chosiyah menunjukkan hubungan yang amat kuat antara dinasti politik dan perilaku tak patut. Ia juga memandang, pernyataan Ketua KPK harus betul-betul jadi fokus perhatian masyarakat Banten sebelum menjatuhkan pilihan.
Saat ditanya mengenai kasus TPPU TCW alias Wawan, TB juga mendorong KPK untuk menegakkan hukum secara profesional. “Tak perlu analisis yang berat untuk memahami persoalan TPPU Wawan. Yang namanya uang hasil korupsi itu patut diduga pertama-tama itu mengalir ke pihak-pihak terdekat seperti isteri, keluarga, dan kerabat terdekat. Kita tahu bahwa KPK sudah memeriksa Walikota Tangsel Airin, Bupati Serang Tatu, sampai Andika Hazrumy yang saat ini running sebagai calon wakil gubernur Banten mendampingi Wahidin Halim. Tinggal konfirmasi saja ke KPK, sudah sejauh mana hasil pemeriksaannya,” papar TB Hasanudin dengan tegas.
Masih di kesempatan yang sama TB Hasanudin juga mendorong agar kasus-kasus korupsi yang saat ini terbelengkalai juga segera diselesaikan dengan cepat. Ia menyebut di antaranya kasus tanah bandara dan kasus Pasar Babakan. Ia memastikan akan segera berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan semua lembaga terkait berdasarkan bukti-bukti awal yang telah diterimanya.
TB Hasanudin akan memberi perhatian serius dalam agenda pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. Ia menyebut agenda pemberantasan korupsi menempati prioritas utama karena korupsi kerap menjadi kendala utama yang menghambat kesejahteraan masyarakat.( gus)

Like
Like Love Haha Wow Sad Angry
Author: 
author

Isi dengan Komentar anda...